Kamis, 15 Oktober 2020

Latihan Soal Pilihan Ganda keas XII

Latihan soal Pilihan Ganda kelas XII   

1. Pimpinan dari Gerakan DI/TII Jawa Tengah, ketika itu menjabat sebagai ....
a. Komandan Laskar Hisbullah di front Tulangan, Sidoarjo, dan Mojokerto
b. Komandan Laskar Hisbullah di front Brebes, Tegal, dan Pekalongan
c. Komandan Laskar Hisbullah di front Aceh, Jawa Tengah, dan Jawa Barat
d. Komandan Laskar Hisbullah di frontBrebes,Sidoarjo, dan Mojokerto
e. Komandan Laskar Kalimantan Selatan

2. Latar belakang terjadinya Pemberontakan Andi Azis yaitu ....
a. tidak menyetujui Indonesia timur bergabung ke NKRI
b. ketidakpuasan kawasan terhadap alokasi biaya dan pembangunan dari pusat
c. membentuk Negara Islam
d. bergabung ke Negara Islam Kartosuwiryo
e. menolak masuknya pasukan APRIS dari Tentara Nasional Indonesia ke Sulawesi Selatan

3. Tokoh yang pertama kali bercita-cita ingin mendirikan Negara Islam Indonesia ialah ....
a. Amir Fatah
b. Kahar Mudzakar
c. Andi Azis
d. Kartosuwiryo
e. Daud Beureu

4. Untuk menumpas PRRI, pemerintah dan KSAD memutaskan untuk melancarkan operasi militer. Operasi militer ini diberi nama operasi ....
a. Pagar Betis
b. Baratayudha
c. Merdeka
d. 17 Agustus
e. Banteng Raiders

5. Munculnya Dewan Banteng, Dewan Gajah, dan Dewan Garuda disebabkan oleh ....
a. persaingan antara anggota ABRI
b. perebutan jabatan di Sumatra Barat
c. munculnya kelas-kelas dalam masyarakat di Selawesi Selatan
d. perebutan jabatan Kapolres di sebuah kabupaten di Selawesi Selatan
e. ketidakpuasan beberapa di Sumatra dan Sulawesi terhadap dana pembangunan dan pemerintahan pusat

6. Usaha pemerintah dalam mengatasi Gerakan DI/TII Kartosuwiryo yaitu ....
a. pencucian terhadap antek-antek Kartosuwiryo
b. musyawarah dan pengarahan pasukan TNI
c. menghukum Kartosuwiryo
d. penyerangan terhadap Kartosuwiryo
e. penangkapan Kartosuwiryo

7. Gerakan yang didalangi oleh golongan kolonialisme Belanda yang ingin mengamankan kepentingan ekonominya di Indonesia yaitu ....
a. RMS
b. DI/TII Aceh
c. APRA
d. Andi Azis
e. DI/TII Jawa Tengah

8. Pemberontakan Kahar Mudzakar di Sulawesi Selatan disebabkan lantaran ....
a. tidak puasan dengan Pemerintah RI
b. Kahar Mudzakar ingin menjadi pemimpin APRIS
c. menentang Pemerintah RIS
d. memperjuangkan semoga KGSS dimasukkan dalam APRIS
e. KGSS hanya dimasukkan ke dalam korps cadangan nasional

9. Pemberontakan PKI Madiun merupakan puncak ketidakpuasan salah seorang tokoh oposan sesudah jatuh dari Kabinet, ialah ....
a. Muso
b. Alimin
c. Amir Syarifudin 
d. Aidit
e. Tan Malaka

10. Berikut ini yaitu banyak sekali persiapan PKI sebelum melancarkan pengkhianatan melalui Gerakan September 1965, kecuali ....
a. menggalang kekuatan massa dengan mendirikan banyak sekali organisasi
b. melaksanakan infiltrasi ke dalam badan ABRI
c. membuatkan informasi Dewan Jendral
d. membentuk Biro Khusus
e. menculik para perwira tinggi yang tidak mau tunduk pada PKI

11. PKI menentut Pemerintah Indonesia untuk membentuk Angkatan Kelima denga tujuan ....
a. membantu pemerintah dalam menghadapi konfrontasi dengan Malaysia
b. mempersiapkan semoga Indonesia lebih tangguh
c. mempersiapkan pasukan bersenjata untuk merebut pemerintahan yang sah
d. untuk melawan negara Amerika Serikat
e. untuk melindungi rakyat jelata

12. Pemberontakan DI/TII terjadi dibeberapa provinsi, kecuali ....
a. Sumatra Utara
b. Sulawesi Selatan
c. Kalimantan Selatan
d. Jawa Barat
e. Jawa Tengah

13. Operasi penumpasan G-30-S/PKI pertama di ibu kota yang dilancarkan oleh pasukan RPKAD dan pasukan Kujang Siliwangi diarahkan ke ....
a. Lubang Buaya dan Pangkalan Udara Halim Perdana Kusuma
b. Gedung RRI dan TVRI
c. Gedung RRI dan Telkom Pusat
d. Istana negara dan Pangkalan Udara Halim Perdana Kusuma
e. Gedung RRI danLubang Buaya

14. Maksud Pangkostrad melaksanakan koordinasi di antara kesatuan ABRI yaitu ....
a. menugaskan RPKAD merebut RRI dan Kantor Telkom
b. Menjelaskan kepada rakyat mengenai pengkhianatan PKI
c. merebut basis pertahanan PKI di Halim Perdana Kusuma
d. menggalang kekuatan untuk melumpuhkan PKI secara cepat
e. mengamankan situasi ibu kota

15. Penculikan dan pembunuhan dalam Peristiwa G-30-S/PKI menunjukan bahwa PKI yaitu ....
a. organisasi terlarang
b. berbahaya
c. tidak sehaluan
d. sangat biadab
e. pengkhianat

16. Demi kepentingan demokrasi, BP-KNIP mendorong penduduk untuk membentuk partai politik untuk menunjukkan bahwa pemerintah Indonesia menjamin demokrasi bagi penduduk. Ini diusulkan pada pertemuan BP-KNIP dan disetujui oleh presiden.

a. Keputusan Presiden 5 Juli 1959
b. Keputusan Presiden No. X dari 1945
c. Pemberitahuan kepada Wakil Presiden X pada 16 Oktober 1945
d. Deklarasi Pemerintah 5 Oktober 1945
e. Deklarasi pemerintah pada 3 Oktober 1945


17. Rekonstruksi dan rasionalisasi tentara pada tahun 1948 dijadwalkan.

a. menghadapi pemberontakan PKI
b. Mengurangi beban ekonomi dan meningkatkan kualitas tentara
c. Meningkatkan kualitas angkatan bersenjata dan meningkatkan fungsi ganda ABRI
d. Tembak anggota tentara yang lama
e. memberkati anggota tentara yang layak

18. Kebijakan pemerintah di bidang ekonomi, yaitu rencana lima tahun Menteri Pangan dalam apa yang disebut kabinet Hatta.

a. Rencana Surachman
b. Rencana Kasimo
c. Rencana Sumitro Djojohadikusumo
d. Rencana Iskaq Cokrohadisuryo
e. Rencanakan pergerakan benteng

19. Salah satu upaya pemerintah Indonesia untuk mengisi kembali perbendaharaan pada awal kemerdekaan adalah.

a. menasionalisasi De Javasche Bank
b. Devaluasi rupiah
c. sistem ekonomi pergerakan benteng
d. memegang pinjaman nasional
e. mendirikan bank tabungan pos

20. Presiden Soekarno secara resmi mengumumkan pembentukan BKR pada.

a. 23 Agustus 1945
b. 19 Agustus 1945
c. 18 Agustus 1945
d. 22 Juni 1945
e. 24 Agustus 1945

21. Sebelum pembentukan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), Presiden didukung dalam pelaksanaan tugasnya.

a. Komite Nasional
b. wakil presiden
c. perdana menteri
d. Dewan Menteri
e. kabinet

22. Faktor eksternal ketidakstabilan politik dan negara pada awal kemerdekaan adalah.

a. Ada persaingan antar partai politik
b. adanya masalah keamanan internal
c. Rakyat Indonesia masih mencari sistem pemerintahan yang cocok
d. Pelabuhan ekspor dipindahkan dari Jawa ke Sumatra
e. Kedatangan Sekutu, ditemani oleh NICA dan Jepang, masih memperhatikan status quo sampai Sekutu tiba

23. Wilayah Indonesia pada 19 Agustus 1945 duduk bersama.

a. 6 provinsi
b. 7 provinsi
c. 8 provinsi
d. 9 provinsi
e. 10 provinsi

24. Berikut ini tidak menyebabkan inflasi pada awal kemerdekaan.

a. Jumlah mata uang populasi Jepang tidak terkontrol
b. dikontrol oleh bank pasukan sekutu
c. Dia mengedarkan uang cadangan untuk membiayai operasi Sekutu
d. Perbendaharaan kosong
e. sistem warisan lokal dari warisan Jepang

25. KNIP dibentuk pada tanggal tersebut.

a. 18 Agustus 1945
b. 19 Agustus 1945
c. 21 Agustus 1945
d. 22 Agustus 1945
e. 23 Agustus 1945

Rabu, 14 Oktober 2020

Latihan Soal Pilihan Ganda Kelas XII Ipa 3

 

1. Pimpinan dari Gerakan DI/TII Jawa Tengah, ketika itu menjabat sebagai ....
a. Komandan Laskar Hisbullah di front Tulangan, Sidoarjo, dan Mojokerto
b. Komandan Laskar Hisbullah di front Brebes, Tegal, dan Pekalongan
c. Komandan Laskar Hisbullah di front Aceh, Jawa Tengah, dan Jawa Barat
d. Komandan Laskar Hisbullah di frontBrebes,Sidoarjo, dan Mojokerto
e. Komandan Laskar Kalimantan Selatan

2. Latar belakang terjadinya Pemberontakan Andi Azis yaitu ....
a. tidak menyetujui Indonesia timur bergabung ke NKRI
b. ketidakpuasan kawasan terhadap alokasi biaya dan pembangunan dari pusat
c. membentuk Negara Islam
d. bergabung ke Negara Islam Kartosuwiryo
e. menolak masuknya pasukan APRIS dari Tentara Nasional Indonesia ke Sulawesi Selatan

3. Tokoh yang pertama kali bercita-cita ingin mendirikan Negara Islam Indonesia ialah ....
a. Amir Fatah
b. Kahar Mudzakar
c. Andi Azis
d. Kartosuwiryo
e. Daud Beureu

4. Untuk menumpas PRRI, pemerintah dan KSAD memutaskan untuk melancarkan operasi militer. Operasi militer ini diberi nama operasi ....
a. Pagar Betis
b. Baratayudha
c. Merdeka
d. 17 Agustus
e. Banteng Raiders

5. Munculnya Dewan Banteng, Dewan Gajah, dan Dewan Garuda disebabkan oleh ....
a. persaingan antara anggota ABRI
b. perebutan jabatan di Sumatra Barat
c. munculnya kelas-kelas dalam masyarakat di Selawesi Selatan
d. perebutan jabatan Kapolres di sebuah kabupaten di Selawesi Selatan
e. ketidakpuasan beberapa di Sumatra dan Sulawesi terhadap dana pembangunan dan pemerintahan pusat

6. Usaha pemerintah dalam mengatasi Gerakan DI/TII Kartosuwiryo yaitu ....
a. pencucian terhadap antek-antek Kartosuwiryo
b. musyawarah dan pengarahan pasukan TNI
c. menghukum Kartosuwiryo
d. penyerangan terhadap Kartosuwiryo
e. penangkapan Kartosuwiryo

7. Gerakan yang didalangi oleh golongan kolonialisme Belanda yang ingin mengamankan kepentingan ekonominya di Indonesia yaitu ....
a. RMS
b. DI/TII Aceh
c. APRA
d. Andi Azis
e. DI/TII Jawa Tengah

8. Pemberontakan Kahar Mudzakar di Sulawesi Selatan disebabkan lantaran ....
a. tidak puasan dengan Pemerintah RI
b. Kahar Mudzakar ingin menjadi pemimpin APRIS
c. menentang Pemerintah RIS
d. memperjuangkan semoga KGSS dimasukkan dalam APRIS
e. KGSS hanya dimasukkan ke dalam korps cadangan nasional

9. Pemberontakan PKI Madiun merupakan puncak ketidakpuasan salah seorang tokoh oposan sesudah jatuh dari Kabinet, ialah ....
a. Muso
b. Alimin
c. Amir Syarifudin
d. Aidit
e. Tan Malaka

10. Berikut ini yaitu banyak sekali persiapan PKI sebelum melancarkan pengkhianatan melalui Gerakan September 1965, kecuali ....
a. menggalang kekuatan massa dengan mendirikan banyak sekali organisasi
b. melaksanakan infiltrasi ke dalam badan ABRI
c. membuatkan informasi Dewan Jendral
d. membentuk Biro Khusus
e. menculik para perwira tinggi yang tidak mau tunduk pada PKI

11. PKI menentut Pemerintah Indonesia untuk membentuk Angkatan Kelima denga tujuan ....
a. membantu pemerintah dalam menghadapi konfrontasi dengan Malaysia
b. mempersiapkan semoga Indonesia lebih tangguh
c. mempersiapkan pasukan bersenjata untuk merebut pemerintahan yang sah
d. untuk melawan negara Amerika Serikat
e. untuk melindungi rakyat jelata

12. Pemberontakan DI/TII terjadi dibeberapa provinsi, kecuali ....
a. Sumatra Utara
b. Sulawesi Selatan
c. Kalimantan Selatan
d. Jawa Barat
e. Jawa Tengah

13. Operasi penumpasan G-30-S/PKI pertama di ibu kota yang dilancarkan oleh pasukan RPKAD dan pasukan Kujang Siliwangi diarahkan ke ....
a. Lubang Buaya dan Pangkalan Udara Halim Perdana Kusuma
b. Gedung RRI dan TVRI
c. Gedung RRI dan Telkom Pusat
d. Istana negara dan Pangkalan Udara Halim Perdana Kusuma
e. Gedung RRI danLubang Buaya

14. Maksud Pangkostrad melaksanakan koordinasi di antara kesatuan ABRI yaitu ....
a. menugaskan RPKAD merebut RRI dan Kantor Telkom
b. Menjelaskan kepada rakyat mengenai pengkhianatan PKI
c. merebut basis pertahanan PKI di Halim Perdana Kusuma
d. menggalang kekuatan untuk melumpuhkan PKI secara cepat
e. mengamankan situasi ibu kota

15. Penculikan dan pembunuhan dalam Peristiwa G-30-S/PKI menunjukan bahwa PKI yaitu ....
a. organisasi terlarang
b. berbahaya
c. tidak sehaluan
d. sangat biadab
e. pengkhianat

16. Demi kepentingan demokrasi, BP-KNIP mendorong penduduk untuk membentuk partai politik untuk menunjukkan bahwa pemerintah Indonesia menjamin demokrasi bagi penduduk. Ini diusulkan pada pertemuan BP-KNIP dan disetujui oleh presiden.

a. Keputusan Presiden 5 Juli 1959
b. Keputusan Presiden No. X dari 1945
c. Pemberitahuan kepada Wakil Presiden X pada 16 Oktober 1945
d. Deklarasi Pemerintah 5 Oktober 1945
e. Deklarasi pemerintah pada 3 Oktober 1945


17. Rekonstruksi dan rasionalisasi tentara pada tahun 1948 dijadwalkan.

a. menghadapi pemberontakan PKI
b. Mengurangi beban ekonomi dan meningkatkan kualitas tentara
c. Meningkatkan kualitas angkatan bersenjata dan meningkatkan fungsi ganda ABRI
d. Tembak anggota tentara yang lama
e. memberkati anggota tentara yang layak

18. Kebijakan pemerintah di bidang ekonomi, yaitu rencana lima tahun Menteri Pangan dalam apa yang disebut kabinet Hatta.

a. Rencana Surachman
b. Rencana Kasimo
c. Rencana Sumitro Djojohadikusumo
d. Rencana Iskaq Cokrohadisuryo
e. Rencanakan pergerakan benteng

19. Salah satu upaya pemerintah Indonesia untuk mengisi kembali perbendaharaan pada awal kemerdekaan adalah.

a. menasionalisasi De Javasche Bank
b. Devaluasi rupiah
c. sistem ekonomi pergerakan benteng
d. memegang pinjaman nasional
e. mendirikan bank tabungan pos

20. Presiden Soekarno secara resmi mengumumkan pembentukan BKR pada.

a. 23 Agustus 1945
b. 19 Agustus 1945
c. 18 Agustus 1945
d. 22 Juni 1945
e. 24 Agustus 1945

21. Sebelum pembentukan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), Presiden didukung dalam pelaksanaan tugasnya.

a. Komite Nasional
b. wakil presiden
c. perdana menteri
d. Dewan Menteri
e. kabinet

22. Faktor eksternal ketidakstabilan politik dan negara pada awal kemerdekaan adalah.

a. Ada persaingan antar partai politik
b. adanya masalah keamanan internal
c. Rakyat Indonesia masih mencari sistem pemerintahan yang cocok
d. Pelabuhan ekspor dipindahkan dari Jawa ke Sumatra
e. Kedatangan Sekutu, ditemani oleh NICA dan Jepang, masih memperhatikan status quo sampai Sekutu tiba

23. Wilayah Indonesia pada 19 Agustus 1945 duduk bersama.

a. 6 provinsi
b. 7 provinsi
c. 8 provinsi
d. 9 provinsi
e. 10 provinsi

24. Berikut ini tidak menyebabkan inflasi pada awal kemerdekaan.

a. Jumlah mata uang populasi Jepang tidak terkontrol
b. dikontrol oleh bank pasukan sekutu
c. Dia mengedarkan uang cadangan untuk membiayai operasi Sekutu
d. Perbendaharaan kosong
e. sistem warisan lokal dari warisan Jepang

25. KNIP dibentuk pada tanggal tersebut.

a. 18 Agustus 1945
b. 19 Agustus 1945
c. 21 Agustus 1945
d. 22 Agustus 1945
e. 23 Agustus 1945

Materi hari ini kelas XI 1 dan 5

 Assalamualaikum selamat pagi anak anak yan ku cintai.

sebelum kita memulai pembelajaran hari ini alangkah baiknya jika kita berdoa terlebih dahulu dan jangan lupa untuk selalu Sholat karna sholat adalah tiang agama.

bab. 5 Peranan Tokoh Nasional dan Daerah dalam Memperjuangkan Kemerdekaan

1. Dr. Sutomo

Dr. Soetomo perannya dalam kebangkitan nasional adalah tokoh pendiri organisasi Budi Utomo yaitu organisasi pergerakan pertama di Indonesia. 

Organisasi ini awalnya dibangun karena ia bersama kawan-kawan dari STOVIA memperkenalkan ide untuk memberikan bantuan dana bagi para pelajar pribumi berprestasi tapi miskin.

Sehingga ide ini berkembang dengan bergabungnya sekelompok priyayi Jawa untuk mendirikan Boedi Oetomo.

2. Dr. Wahidin Sudirohusodo

Dr. Wahidin Sudirohusodo merupakan cendekiawan Indonesia yang sangat cerdas. Beliau merupakan seorang dokter lulusan STOVIA ( School tot Opleiding van Inlandsche Artsen) atau diartikan sebagai Sekolah Pendidikan Dokter Hindia dalam bahasa Indonesia. Dr. Wahidin Sudirohusodo merupakan sosok yang sangat senang bergaul dengan rakyat biasa, sehingga beliau mengerti penderitaan yang dialami rakyat sehingga beliau seringkali mengobati rakyat tanpa memungut bayaran. Dr. Wahidin Sudirohusodo menyadari bahwa penderitaan rakyat tersebut akibat penjajahan Belanda sehingga rakyat hidup dalam keterbelakangan dan penindasan. Salah satu cara yang dianggap dapat membebaskan rakyat dari penjajahan adalah melalui pendidikan dan konsep inilah yang disadari oleh Dr. Wahidin Sudirohusodo rakyat harus cerdas. Mencerdaskan rakyat dapat ditempuh dengan pemberian kesempatan mengikuti pendidikan di sekolah-sekolah.

Dua pokok pikiran yang menjadi perjuangan Dr. Wahidin Sudirohusodo adalah:

  1. memperjuangkan adanya kesempatan pendidikan dan pengajaran kepada seluruh rakyat Indonesia secara meluas
  2. memupuk kesadaran kebangsaan kepada seluruh rakyat Indonesia.

Gagasan perjuangan Dr. Wahidin Sudiohusodo melalui dana pelajar tidak membuahkan hasil. Hal ini yang mendorong Dr. Wahidin Sudirohusodo mengajukan gagasan perjuangannya melalui pendirian organisasi pendidikan kepada para pelajar STOVIA di Jakarta sehingga pada tanggal 20 Mei 1908, lahirlah Budi Utomo. Dr. Wahidin Sudirohusodo inilah yang menjadi pelopor pembentukan organisasi pendidikan bernama Budi Utomo di Indonesia.

3. Dr. Cipto Mangunkusumo

Cipto Mangunkusumo (4 Maret 1886 – 8 Maret 1943) merupakan salah satu tokoh dalam masa Pergerakan Nasional.

Cipto Mangunkusumo, bersama kedua reaknnya, Ernest François Eugène (E.F.E.) Douwes Dekker (yang kemudian dikenal dengan nama Danudirja Setiabudi) dan Suwardi Suryaningrat (yang kemudian dikenal dengan nama Ki Hajar Dewantara), merupakan “Tiga Serangkai” pendiri Indische Partij (IP).

Organisasi ini dianggap oleh Belanda berbahaya karena secara terang-terangan menyerukan kemerdekaan Indonesia (atau waktu itu dikenal dengan nama Hindia Belanda).

Akibatnya pemerintah Belanda membubarkan Indische Partij, yang dianggap sebagai organisasi subversif, lalu menangkap tiga serangkai dan mengasingkan mereka ke Belanda.  

Selain itu, Cipto Mangunkusumo menjadi mentor politik Sukarno, yang kemudian menjadi presiden pertama Indonesia. 

4. E.F.E Douwes Dekker

Peran Douwes Dekker dalam pergerakan nasional Indonesia adalah SEBAGAI PERINTIS NASIONALISME sebab ia bersama dengan dua tokoh bangsa lainnya mendirikan INDISCHE PARTIJ atau Partai Hindia yang merupakan partai politik paling pertama di wilayah Hindia Belanda saat itu. Cita-cita utama partai ini sendiri adalah menyebarkan paham nasionalisme (satu bangsa).

Indische Partij didirikan pada Desember tahun 1912 oleh 3 tokoh penting yakni Douwes Dekker, Ki Hadjar Dewantara (Suwardi Suryaningrat) dan juga Tjipto Mangoenkoesoemo. Secara singkat partai ini mampu menarik anggota sampai 5000 orang. Indische Partij diterima baik kaum indo, pribumi bahkan juga tionghoa. Sayangnya pergerakan mereka segera dimusuhi Belanda sebab dianggap radikal dan membahayakan.

Indische Partij bisa dibilang sebagai peletak dasar pergerakan nasional bangsa Indonesia yang cita-citanya adalah kemerdekaan Bangsa. Partai ini tegas dalam coraknya yakni anti-kolonial. Dengan demikian maka sudah jelas peran pendirinya termasuk Douwes Dekker sangat penting sebagai peletak awal (perintis) pergerakan nasional.

5. Haji Omar Said Cokroaminoto

Peran Hos Tjokroaminoto bagi perjuangan pergerakan nasional indonesia adalah:

  • HOS Tjokroaminato adalah seorang Guru atau teladan bagi para tokoh-tokoh nasional masa Pergerakan Nasional Seperti Sukarno, Semaun, dan Kartosuwirjo.
  • HOS Tjoroaminoto dianggap sebagai Pemimpin Jawa menggantikan Diponegoro dan Dia juga Pendiri dari organisasi bernama Serikat Dagang Islam.
  • HOS Tjokroaminoto adalah seorang tokoh yang berani menulis petisi ke Ratu Belanda untuk kemerdekaan dari negeri Belanda.
  • HOS Tjokroaminato adalah orang atau pionir yang membuka modernisasi politik kepada warga Indonesia  pada masa pemerintahan Belanda.

Pada masa pemerintahan Belanda, banyak sekali tokoh-tokoh pemimpin di Indonesia yang berguguran karena terlibat dengan peperangan dengan Bangsa Belanda. Namun HOS Tjokroaminato membuat sebuah gerakan perlawanan dengan cara bukan dengan perang melainkan dengan cara musyawarah dan juga dengan mendirikan sebuah organisasi bersifat keagamaan atau kesukuan untuk mengajak Pemerintah Belanda bermusyawarah dalam memperoleh kemerdekaan.

6. K.H. Samanhudi

Beliau lahir di Laweyan, Solo pada tahun 1868 dari keluarga pedagang. Pada tahun 1905, beliau mendirikan Serikat Dagang Islam (SDI), organisasi yang menentang Belanda dan memperjuangkan martabat pedagang pribumi. SDI berubah menjadi Sarekat Islam (SI) pada tahun 1912 dan pada kongres tahun 1913, beliau terpilih menjadi ketua. KH. Samanhudi juga terlibat dalam gejala politik pasca kemerdekaan dengan membentuk Barisan Pemberontak Indonesia yang melawan Belanda NICA, dan lascar rakyat yang bernama Gerakan Kesatuan Alap-Alap.

7. Muhammad Yamin

Muhammad Yamin (1903-1962) adalah aktivis kemerdekaan dari Sumatera Barat dan salah satu anggota Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI). Pemikiran Muhammad Yamin dalam memperjuangkan integrasi bangsa adalah dengan mengusulkan rancangan dasar negara yang kemudian berkembang menjadi Pancasila yang sekarang kita gunakan sebagai dasar Negara.

Dalam pemikirannya yang disampaikan pada sidang BPUPKI pada tanggal 31 Mei 1945, Yamin mengusulkan dasar negara berupa seperti di atas.

Dalam perkembangan sidang BPUPKI, kelima pokok pikiran ini digabungkan dengan pemikiran tokoh lainnya seperti dari Soekarno.

Muhammad Yamin juga bergabung dalam Panitia Sembilan, yang merancang rumusan Pembukaaan Undang-Undang Dasar 1945.

8. K.H.Mas Mansyur

menjadi anggota PPKI, menjadi ketua pusat tenaga rakyat(putera) ,selain itu ia juga aktif dlm pergerakan nasional dg bergabung sebagai anggota persatuan bangsa indonesia(PBI)..MAS mansur kemudian memprakarsai berdirinya Majelis A'la indonesia (MIAI) organisasi ini mrupakan gabungan beberapa organisasi islam yg aktif menggalang kekuatan politik utk melawan pemerintah kolonial belanda dan bergerak bersama GAPI (gabungan politik indonesia).

9. M.Natsir

Mohammad Natsir adalah seorang ulama, politisi, dan pejuang kemerdekaan Indonesia.Ia merupakan pendiri sekaligus pemimpin serta politik Masyumi dan tokoh Islam terkemuka Indonesia. Mohammad Natsir turut memberikan arti dan arah perjuangan kemerdekaan Indonesia secara positif bagi bangsa negara Indonesia.

10. K.H. Hasyim Asyari

KH. Hasyim Asy’ari adalah seorang tokoh nasional muslim yang lahir pada tanggal 10 April 1875. Ayahnya bernama Kiai Asy’ari dan Ibunya bernama Halimah. KH. Hasyim Asy’ari memiliki garis keturunan baik dari Sultan Pajang Jaka Tingkir juga mempunyai keturunan ke Raja Hindu Majapahit, Raja Brawijaya V (Lembupeteng).

  • Mendirikan Pondok Pesantren Tebuireng sebagai tempat penyiaran pendidikan Islam.
  • Mendirikan Jami’yah Nahdlatul Ulama untuk tujuan memegang dengan teguh pada salah satu dari madzhab empat.
  • Ikut aktif dalam perjuangan membebaskan bangsa dari penjajah Belanda.
  • Menolak bintang mas dan perak tanda kehormatan dari Belanda.
  • Membentuk Masyumi sebagai wadah perjuangan.
  • Tetap kuat dan tegar dalam menjalani masa penahanan oleh Jepang yang menjadikan salah satu jari beliau menjadi cacat.
  • Menyerukan Resolusi Jihad.

 11. H. Agus Salim

Peran H. Agus Salim dalam mempertahankan kemerdekaan:
1) menjadi anggota Panitia Sembilan yang bertugas merumuskan asas dan  tujuan negara merdeka pada 22 Juni 1945
2) menjadi Panitia Penghalus Bahasa rumusan undang-undang bersama Husein Jayadiningrat dan Supomo.
3) menjadi anggota Dewan Pertimbangan Agung setelah Indonesia merdeka (1945)
4) menjadi Menteri Muda Luar Negeri dalam Kabinet Syahrir I dan II serta menjadi Menteri Luar Negeri dalam Kabinet Hatta (1947 - 1949)
5) menjadi Penasehat Menteri Luar Negeri setelah pengakuan kedaulatan Indonesia (1950 - akhir hayatnya)

12. K.H Ahmad Dahlan

peran ahmad dahlan adalah mengembangkan nilai nilai keagamaan dan mendirikan muhammmadiyah Ahmad Dahlan ingin mengadakan suatu pembaharuan dalam cara berpikir dan beramal menurut tuntunan agama Islam.

13. Ki Hajar Dewantara

Pada masa pergerakan Nasional, para pelajar Indonesia banyak melakukan gerakan Nasionalisme dan memperjuangkan kemerdekaan Indonesia di berbagai bidang. Ki. Hadjar Dewanara adalah salah pelajar Indonesia yang memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Dia adalah salah satu pendiri oganisasi Indische Partij. Beliau adalah tokoh nasionalis yang memperjuangkan bangsa Indonesia di bidang Pendidikan.

Peran Ki Hajar Dewantara dalam memajukan pendidikan Indonesia pada awal kemerdekaan adalah:

  1. Membuat semboyan Tut Wuri Handayani dalam dunia Pendidikan.
  2. Membuat Tujuan Pendidikan
  3. Mendirikan sekolah Taman Siswa.
  4. Membuat berbagai karya tulis di Bidang Pendidikan.
  5. Menciptakan teori Trikon dalam metode pengajaran dan penyampaian di dunia Pendidikan.
  6. Menciptakan Trisentra Pendidikan, menjelaskan kriteria tempat dalam mengajar pendidikan.
  7. Mendorong semanga Anti Kolonial
14. Syarfrudddin Prawinegara

Syafruddin Prawiranegara (1911-1989) adalah seorang tokoh perjuangan kemerdekaan, yang pernah menjadi pemimpin Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) dari 19 Desember 1948 hingga 13 Juli 1949

PDRI didirikan di Bukittinggi, Sumatera Barat sebagai akibat dari keadaan darurat akibat serangan Belanda dalam Agresi Militer II ke ibukota Indonesia saat itu, Yogyakarta. Pemerintahan darurat ini dipimpin oleh Syafruddin Prawiranegara, yang sebelumnya menjabat sebagai Menteri Kesejahteraan.

Agresi Militer Belanda II terjadi pada 19 Desember 1948. Pada Agresi Militer II, Belanda berhasil menduduki Yogyakarta, dan menangkap pemimpin Republik Indonesia, termasuk Presiden Soekarno dan Wakil Presiden Muhammad Hatta.

Meski para pimpinan Republik Indonesia tertangkap, perjuangan terus berlanjut, karena Indonesia sudah memiliki rencana dalam kondisi ini. Sesuai rencana, Syafruddin Prawiranegara menjadi presiden sementara di Bukittinggi, dengan membentuk Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI).  

15. Mr. Mohammad Roem

Muhamad Roem tercatat beberapa kali mewakili Indonesia dalam perundingan dengan Belanda. Perundingan yang pernah diikuti antara lain perjanjian Linggarjati pada tahun 1947, perundingan Renville pada Januari 1948,  Roem - Rooyen pada tanggal 7 Mei 1949, dan Konferensi Meja Bundar (KMB) pada tahun 1949. Perundingan Roem-Rooyen tersebut telah membuka jalan bagi diselenggarakannya Konferensi Meja Bundar dan selanjutnya pengakuan kedaulatan RI oleh Belanda pada Desember 1949. Dalam perundingan Roem- Rooyen, Mohammad Roem memikul tanggung jawab berat, karena beliau harus mempertahankan wilayah RI agar tidak lebih sempit lagi. Terdapat perbedaan pendapat mengenai Pemerintah Federal Sementara, karena Belanda berpendapat bahwa pemerintah harus dipimpin oleh pejabatpejabat dari Kerajaan Belanda. Sedangkan RI berpendirian bahwa Pemerintah Federal Sementara harus bersifat nasional, sehingga harus terdiri dari orang-orang Indonesia saja. Mohammad Roem juga memperjuangkan hak-hak Indonesia untuk mempertahankan hubungan luar negeri RI dengan negara-negara lain. Hubungan luar negeri inilah yang sangat diperlukan Indonesia dalam menggalang dukungan dari berbagai negara terhadap kemerdekaan Indonesia. Memang benar bahwa dengan proklamasi kemerdekaan, maka Indonesia sebagai negara merdeka telah memenuhi syarat adanya wilayah, pemerintahan dan rakyat. Namun tidak kalah pentingnya adalah syarat kemampuan melakukan hubungan dengan negara-negara lain, yang tentunya menuntut adanya pengakuan dari negara- negara lain. 

Selasa, 13 Oktober 2020

Nilai Hasil PTS kelas XII IPS 1

Assalamualaikum wr.wb

Selamat pagi anak-anak gimana kabarnya semoga sehat selalu ya, jangan lupa menjalanan kewajiban kita sebagai seorang muslim agar selalu dalam lindungan Allah SWT. amiiin

 bagi yang tidak ada nilainya harap konfirmasi ke guru pelajarannya.


Hasil Nilai PTS kls XI IPS 2

 Assalamualaikum wr.wb

Selamat pagi anak-anak gimana kabarnya semoga sehat selalu ya, jangan lupa menjalanan kewajiban kita sebagai seorang muslim agar selalu dalam lindungan Allah SWT. amiiin


Senin, 12 Oktober 2020

Materi Kelas XI 1-5

Assalamualaikum selamat pagi anak anak yan ku cintai.

sebelum kita memulai pembelajaran hari ini alangkah baiknya jika kita berdoa terlebih dahulu dan jangan lupa untuk selalu Sholat karna sholat adalah tiang agama.

bab. 5 Peranan Tokoh Nasional dan Daerah dalam Memperjuangkan Kemerdekaan

1. Dr. Sutomo

Dr. Soetomo perannya dalam kebangkitan nasional adalah tokoh pendiri organisasi Budi Utomo yaitu organisasi pergerakan pertama di Indonesia. 

Organisasi ini awalnya dibangun karena ia bersama kawan-kawan dari STOVIA memperkenalkan ide untuk memberikan bantuan dana bagi para pelajar pribumi berprestasi tapi miskin.

Sehingga ide ini berkembang dengan bergabungnya sekelompok priyayi Jawa untuk mendirikan Boedi Oetomo.

2. Dr. Wahidin Sudirohusodo

Dr. Wahidin Sudirohusodo merupakan cendekiawan Indonesia yang sangat cerdas. Beliau merupakan seorang dokter lulusan STOVIA ( School tot Opleiding van Inlandsche Artsen) atau diartikan sebagai Sekolah Pendidikan Dokter Hindia dalam bahasa Indonesia. Dr. Wahidin Sudirohusodo merupakan sosok yang sangat senang bergaul dengan rakyat biasa, sehingga beliau mengerti penderitaan yang dialami rakyat sehingga beliau seringkali mengobati rakyat tanpa memungut bayaran. Dr. Wahidin Sudirohusodo menyadari bahwa penderitaan rakyat tersebut akibat penjajahan Belanda sehingga rakyat hidup dalam keterbelakangan dan penindasan. Salah satu cara yang dianggap dapat membebaskan rakyat dari penjajahan adalah melalui pendidikan dan konsep inilah yang disadari oleh Dr. Wahidin Sudirohusodo rakyat harus cerdas. Mencerdaskan rakyat dapat ditempuh dengan pemberian kesempatan mengikuti pendidikan di sekolah-sekolah.

Dua pokok pikiran yang menjadi perjuangan Dr. Wahidin Sudirohusodo adalah:

  1. memperjuangkan adanya kesempatan pendidikan dan pengajaran kepada seluruh rakyat Indonesia secara meluas
  2. memupuk kesadaran kebangsaan kepada seluruh rakyat Indonesia.

Gagasan perjuangan Dr. Wahidin Sudiohusodo melalui dana pelajar tidak membuahkan hasil. Hal ini yang mendorong Dr. Wahidin Sudirohusodo mengajukan gagasan perjuangannya melalui pendirian organisasi pendidikan kepada para pelajar STOVIA di Jakarta sehingga pada tanggal 20 Mei 1908, lahirlah Budi Utomo. Dr. Wahidin Sudirohusodo inilah yang menjadi pelopor pembentukan organisasi pendidikan bernama Budi Utomo di Indonesia.

3. Dr. Cipto Mangunkusumo

Cipto Mangunkusumo (4 Maret 1886 – 8 Maret 1943) merupakan salah satu tokoh dalam masa Pergerakan Nasional.

Cipto Mangunkusumo, bersama kedua reaknnya, Ernest François Eugène (E.F.E.) Douwes Dekker (yang kemudian dikenal dengan nama Danudirja Setiabudi) dan Suwardi Suryaningrat (yang kemudian dikenal dengan nama Ki Hajar Dewantara), merupakan “Tiga Serangkai” pendiri Indische Partij (IP).

Organisasi ini dianggap oleh Belanda berbahaya karena secara terang-terangan menyerukan kemerdekaan Indonesia (atau waktu itu dikenal dengan nama Hindia Belanda).

Akibatnya pemerintah Belanda membubarkan Indische Partij, yang dianggap sebagai organisasi subversif, lalu menangkap tiga serangkai dan mengasingkan mereka ke Belanda.  

Selain itu, Cipto Mangunkusumo menjadi mentor politik Sukarno, yang kemudian menjadi presiden pertama Indonesia. 

4. E.F.E Douwes Dekker

Peran Douwes Dekker dalam pergerakan nasional Indonesia adalah SEBAGAI PERINTIS NASIONALISME sebab ia bersama dengan dua tokoh bangsa lainnya mendirikan INDISCHE PARTIJ atau Partai Hindia yang merupakan partai politik paling pertama di wilayah Hindia Belanda saat itu. Cita-cita utama partai ini sendiri adalah menyebarkan paham nasionalisme (satu bangsa).

Indische Partij didirikan pada Desember tahun 1912 oleh 3 tokoh penting yakni Douwes Dekker, Ki Hadjar Dewantara (Suwardi Suryaningrat) dan juga Tjipto Mangoenkoesoemo. Secara singkat partai ini mampu menarik anggota sampai 5000 orang. Indische Partij diterima baik kaum indo, pribumi bahkan juga tionghoa. Sayangnya pergerakan mereka segera dimusuhi Belanda sebab dianggap radikal dan membahayakan.

Indische Partij bisa dibilang sebagai peletak dasar pergerakan nasional bangsa Indonesia yang cita-citanya adalah kemerdekaan Bangsa. Partai ini tegas dalam coraknya yakni anti-kolonial. Dengan demikian maka sudah jelas peran pendirinya termasuk Douwes Dekker sangat penting sebagai peletak awal (perintis) pergerakan nasional.

5. Haji Omar Said Cokroaminoto

Peran Hos Tjokroaminoto bagi perjuangan pergerakan nasional indonesia adalah:

  • HOS Tjokroaminato adalah seorang Guru atau teladan bagi para tokoh-tokoh nasional masa Pergerakan Nasional Seperti Sukarno, Semaun, dan Kartosuwirjo.
  • HOS Tjoroaminoto dianggap sebagai Pemimpin Jawa menggantikan Diponegoro dan Dia juga Pendiri dari organisasi bernama Serikat Dagang Islam.
  • HOS Tjokroaminoto adalah seorang tokoh yang berani menulis petisi ke Ratu Belanda untuk kemerdekaan dari negeri Belanda.
  • HOS Tjokroaminato adalah orang atau pionir yang membuka modernisasi politik kepada warga Indonesia  pada masa pemerintahan Belanda.

Pada masa pemerintahan Belanda, banyak sekali tokoh-tokoh pemimpin di Indonesia yang berguguran karena terlibat dengan peperangan dengan Bangsa Belanda. Namun HOS Tjokroaminato membuat sebuah gerakan perlawanan dengan cara bukan dengan perang melainkan dengan cara musyawarah dan juga dengan mendirikan sebuah organisasi bersifat keagamaan atau kesukuan untuk mengajak Pemerintah Belanda bermusyawarah dalam memperoleh kemerdekaan.

6. K.H. Samanhudi

Beliau lahir di Laweyan, Solo pada tahun 1868 dari keluarga pedagang. Pada tahun 1905, beliau mendirikan Serikat Dagang Islam (SDI), organisasi yang menentang Belanda dan memperjuangkan martabat pedagang pribumi. SDI berubah menjadi Sarekat Islam (SI) pada tahun 1912 dan pada kongres tahun 1913, beliau terpilih menjadi ketua. KH. Samanhudi juga terlibat dalam gejala politik pasca kemerdekaan dengan membentuk Barisan Pemberontak Indonesia yang melawan Belanda NICA, dan lascar rakyat yang bernama Gerakan Kesatuan Alap-Alap.

7. Muhammad Yamin

Muhammad Yamin (1903-1962) adalah aktivis kemerdekaan dari Sumatera Barat dan salah satu anggota Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI). Pemikiran Muhammad Yamin dalam memperjuangkan integrasi bangsa adalah dengan mengusulkan rancangan dasar negara yang kemudian berkembang menjadi Pancasila yang sekarang kita gunakan sebagai dasar Negara.

Dalam pemikirannya yang disampaikan pada sidang BPUPKI pada tanggal 31 Mei 1945, Yamin mengusulkan dasar negara berupa seperti di atas.

Dalam perkembangan sidang BPUPKI, kelima pokok pikiran ini digabungkan dengan pemikiran tokoh lainnya seperti dari Soekarno.

Muhammad Yamin juga bergabung dalam Panitia Sembilan, yang merancang rumusan Pembukaaan Undang-Undang Dasar 1945.

8. K.H.Mas Mansyur

menjadi anggota PPKI, menjadi ketua pusat tenaga rakyat(putera) ,selain itu ia juga aktif dlm pergerakan nasional dg bergabung sebagai anggota persatuan bangsa indonesia(PBI)..MAS mansur kemudian memprakarsai berdirinya Majelis A'la indonesia (MIAI) organisasi ini mrupakan gabungan beberapa organisasi islam yg aktif menggalang kekuatan politik utk melawan pemerintah kolonial belanda dan bergerak bersama GAPI (gabungan politik indonesia).

9. M.Natsir

Mohammad Natsir adalah seorang ulama, politisi, dan pejuang kemerdekaan Indonesia.Ia merupakan pendiri sekaligus pemimpin serta politik Masyumi dan tokoh Islam terkemuka Indonesia. Mohammad Natsir turut memberikan arti dan arah perjuangan kemerdekaan Indonesia secara positif bagi bangsa negara Indonesia.

10. K.H. Hasyim Asyari

KH. Hasyim Asy’ari adalah seorang tokoh nasional muslim yang lahir pada tanggal 10 April 1875. Ayahnya bernama Kiai Asy’ari dan Ibunya bernama Halimah. KH. Hasyim Asy’ari memiliki garis keturunan baik dari Sultan Pajang Jaka Tingkir juga mempunyai keturunan ke Raja Hindu Majapahit, Raja Brawijaya V (Lembupeteng).

  • Mendirikan Pondok Pesantren Tebuireng sebagai tempat penyiaran pendidikan Islam.
  • Mendirikan Jami’yah Nahdlatul Ulama untuk tujuan memegang dengan teguh pada salah satu dari madzhab empat.
  • Ikut aktif dalam perjuangan membebaskan bangsa dari penjajah Belanda.
  • Menolak bintang mas dan perak tanda kehormatan dari Belanda.
  • Membentuk Masyumi sebagai wadah perjuangan.
  • Tetap kuat dan tegar dalam menjalani masa penahanan oleh Jepang yang menjadikan salah satu jari beliau menjadi cacat.
  • Menyerukan Resolusi Jihad.

 11. H. Agus Salim

Peran H. Agus Salim dalam mempertahankan kemerdekaan:
1) menjadi anggota Panitia Sembilan yang bertugas merumuskan asas dan  tujuan negara merdeka pada 22 Juni 1945
2) menjadi Panitia Penghalus Bahasa rumusan undang-undang bersama Husein Jayadiningrat dan Supomo.
3) menjadi anggota Dewan Pertimbangan Agung setelah Indonesia merdeka (1945)
4) menjadi Menteri Muda Luar Negeri dalam Kabinet Syahrir I dan II serta menjadi Menteri Luar Negeri dalam Kabinet Hatta (1947 - 1949)
5) menjadi Penasehat Menteri Luar Negeri setelah pengakuan kedaulatan Indonesia (1950 - akhir hayatnya)

12. K.H Ahmad Dahlan

peran ahmad dahlan adalah mengembangkan nilai nilai keagamaan dan mendirikan muhammmadiyah Ahmad Dahlan ingin mengadakan suatu pembaharuan dalam cara berpikir dan beramal menurut tuntunan agama Islam.

13. Ki Hajar Dewantara

Pada masa pergerakan Nasional, para pelajar Indonesia banyak melakukan gerakan Nasionalisme dan memperjuangkan kemerdekaan Indonesia di berbagai bidang. Ki. Hadjar Dewanara adalah salah pelajar Indonesia yang memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Dia adalah salah satu pendiri oganisasi Indische Partij. Beliau adalah tokoh nasionalis yang memperjuangkan bangsa Indonesia di bidang Pendidikan.

Peran Ki Hajar Dewantara dalam memajukan pendidikan Indonesia pada awal kemerdekaan adalah:

  1. Membuat semboyan Tut Wuri Handayani dalam dunia Pendidikan.
  2. Membuat Tujuan Pendidikan
  3. Mendirikan sekolah Taman Siswa.
  4. Membuat berbagai karya tulis di Bidang Pendidikan.
  5. Menciptakan teori Trikon dalam metode pengajaran dan penyampaian di dunia Pendidikan.
  6. Menciptakan Trisentra Pendidikan, menjelaskan kriteria tempat dalam mengajar pendidikan.
  7. Mendorong semanga Anti Kolonial
14. Syarfrudddin Prawinegara

Syafruddin Prawiranegara (1911-1989) adalah seorang tokoh perjuangan kemerdekaan, yang pernah menjadi pemimpin Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) dari 19 Desember 1948 hingga 13 Juli 1949

PDRI didirikan di Bukittinggi, Sumatera Barat sebagai akibat dari keadaan darurat akibat serangan Belanda dalam Agresi Militer II ke ibukota Indonesia saat itu, Yogyakarta. Pemerintahan darurat ini dipimpin oleh Syafruddin Prawiranegara, yang sebelumnya menjabat sebagai Menteri Kesejahteraan.

Agresi Militer Belanda II terjadi pada 19 Desember 1948. Pada Agresi Militer II, Belanda berhasil menduduki Yogyakarta, dan menangkap pemimpin Republik Indonesia, termasuk Presiden Soekarno dan Wakil Presiden Muhammad Hatta.

Meski para pimpinan Republik Indonesia tertangkap, perjuangan terus berlanjut, karena Indonesia sudah memiliki rencana dalam kondisi ini. Sesuai rencana, Syafruddin Prawiranegara menjadi presiden sementara di Bukittinggi, dengan membentuk Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI).  

15. Mr. Mohammad Roem

Muhamad Roem tercatat beberapa kali mewakili Indonesia dalam perundingan dengan Belanda. Perundingan yang pernah diikuti antara lain perjanjian Linggarjati pada tahun 1947, perundingan Renville pada Januari 1948, Roem - Rooyen pada tanggal 7 Mei 1949, dan Konferensi Meja Bundar (KMB) pada tahun 1949. Perundingan Roem-Rooyen tersebut telah membuka jalan bagi diselenggarakannya Konferensi Meja Bundar dan selanjutnya pengakuan kedaulatan RI oleh Belanda pada Desember 1949. Dalam perundingan Roem- Rooyen, Mohammad Roem memikul tanggung jawab berat, karena beliau harus mempertahankan wilayah RI agar tidak lebih sempit lagi. Terdapat perbedaan pendapat mengenai Pemerintah Federal Sementara, karena Belanda berpendapat bahwa pemerintah harus dipimpin oleh pejabatpejabat dari Kerajaan Belanda. Sedangkan RI berpendirian bahwa Pemerintah Federal Sementara harus bersifat nasional, sehingga harus terdiri dari orang-orang Indonesia saja. Mohammad Roem juga memperjuangkan hak-hak Indonesia untuk mempertahankan hubungan luar negeri RI dengan negara-negara lain. Hubungan luar negeri inilah yang sangat diperlukan Indonesia dalam menggalang dukungan dari berbagai negara terhadap kemerdekaan Indonesia. Memang benar bahwa dengan proklamasi kemerdekaan, maka Indonesia sebagai negara merdeka telah memenuhi syarat adanya wilayah, pemerintahan dan rakyat. Namun tidak kalah pentingnya adalah syarat kemampuan melakukan hubungan dengan negara-negara lain, yang tentunya menuntut adanya pengakuan dari negara- negara lain. 

Jumat, 09 Oktober 2020

materi kelas XI

  B 4 PERKEMBANGAN PAHAM-PAHAM BARU DAN MUNCULNYA PERGERAKAN NASIONAL INDONESIA

 

E.        PAHAM-PAHAM BARU DARI BARAT

1.      Nasionalisme

a.       Pengertian

–          Menurut Otto Bouer, nasionalisme muncul karena adanya persamaan sikap dan tingkah laku dalam memperjuangkan nasib yang sama, sedangkan

–          Hans Kohn berpendapat bahwa nasionalisme adalah suatu paham yang menempatkan kesetiaan tertinggi individu kepada Negara dan bangsa. Semen

–           Ernest Renant menyatakan, nasionalisme ada ketika muncul keinginan untuk bersatu

 

2.      Demokrasi

Demokrasi berasal dari kata demos yang artinya rakyat, dan kratos yang berarti . Jadi, demokrasi berarti pemerintahan “dari rakyat untuk rakyat”. Prinsip-prinsip yang mendasari ide demokrasi adalah konstitusionalisme, kedaulatan rakyat, aparat yang bertanggungjawab, jaminan kewajiban sipil, pemerintah berdasarkan undang-undang, dan asas mayoritas Demokrasi sudah ada pada jaman Yunani kuno, yang dikenal dengan demokrasi langsung, dimana rakyat seluruhnya bias langsung atau memutuskan suatu perkara. Hal ini dimungkinkan karena saat itu di Yunani masih berbentuk negara-kota (polis) yang penduduknya sekitar 30 orang per polis. Pada Revolusi Amerika tahun 1776 dalam Declaration of Independence, menyatakan bahwa tidak ada kekuasaan yang adil tanpa persetujuan rakyat

 

3.       Liberalisme

Liberal berasal dari kata “liberty”, yang berarti kebebasan. Kebebasan dalam arti kemerdekaan pribadi, hak untuk mendapatkan perlindungan, dan kebebasan dalam menentukan sikap. Liberalisme adalah suatu aliran pemikiran yang mengharapkan kemajuan dalam berbagai bidang atas dasar kebebasan individu yang dapat mengembangkan bakat dan kemampuannya sebebas mungkin, Beberapa tokoh yang bisa dianggap sebagai penganut dan yang mengembangkan paham liberalisme, yaitu:

a.       John Locke. Menurut pendapatnya, negara terbentuk dari perjanjiann sosial antara individu dengan yang hidup bebas dengan penguasa.

b.      Montesquieu. Dalam bukunya spirit the law, terdapat pemisahan kekuasaan dalam pemerintahan yaitu eksekutif, legislatif, dan yudikatif. Tujuannya agar terdapat pengawasan antar lembaga agar tidak terjadi penyalahgunaan wewenang

 

4.   Sosialisme

Sosialisme ialah paham yang menghendaki suatu masyarakat dibentuk secara kolektif (oleh kita, untuk kita). Titik berat dari paham ini ada pada masyarakat, bukan individu. Dan dalam hal ini sosialisme merupakan lawan dari liberalisme. Pada awalnya sosialisme muncul sebagai reaksi atas liberalisme abad ke-19. Pendukung liberalisme adalah kelas menengah (middle class), yang oleh Karl Marx disebut kaum “borjuis”. Kelas menengah ini adalah memiliki industri, perdagangan dan memiliki pengaruh dalam masyarakat dan pemerintah. Ketertindasan kaum buruh oleh para pemilik modal (kapital) menimbulkan reaksi golongan kelas menengah, yang sampai sekarang dikenal dengan istilah gerakan sosialisme. Tujuannya menghilangkan pertentangan antar kelas, kelas buruh dan pemodal. Oleh Marx, sosialisme dikembangkan menjadi komunisme.

 

B.        PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN NASIONALISME DI ASIA DAN AFRIKA

Ciri-ciri umum sistem birokrasi Barat yang diperkenalkan di Negara-negara Asia

Tenggara

Kuasa barat menubuhkan kerajaan pusat

Barat melantik Gabenor Jeneral sebagai ketua pentadbir

Mereka melaksanakan pentadbiran melalui biro(jabatan)

Pegawai barat dilantik sebagai ketua biro

Kuasa barat memperkenalkan undang-undang barat.

 

Kamis, 08 Oktober 2020

Ulasan Soal PTS kelas XII

Assalamualaikum wr wb

Selamat pagi anak anak gimana kabarnya semoga selalu diberi Kesehatan untuk kita semua ya..

dan jangan lupa dan tinggalkan sholat karna sholat adalah Tiang Agama... amiin 

 

SOAL PILIHAN GANDA KELAS XII SMA AL-AZHAR BANDAR LAMPUNG

  1. Pemberontakan APRA di Jawa Barat didalangi oleh seorang menteri yaitu …

a.       Amir Syarifuddin

b.      Wiranatakusuma

c.       Sultan Hamid II

d.      Syarifuddin Prawiranegara

e.      Tan Malaka

Jawaban : C


  1. Dalam menghadapi pemberontakan DI/TII di Jawa Barat pemerintah melakukan strategi …

a.       Benteng Stelsel

b.      Pagar Betis

c.       Supit Urang

d.      Perang Konvensional

e.      Perang Gerilya

Jawaban : B


  1. Laskar gerilya di Sulawesi Selatan yang dipimpin oleh Kahar Muzakar bernama …

a.       KRYT

b.      Hizbullah

c.       KGSS

d.      KYRT

e.      TII

Jawaban : C


  1. Pemberontakan DI/TII di Aceh dapat diselesaikan dengan jalan musyawarah, hal ini mengandung makna bahwa …

a.       Rakyat Aceh pada dasarnya cinta damai

b.      Suatu permasalahan hendaknya diselesaikan dengan jalan musyawarah

c.       Daud Bereuh pada dasarnya bukan pemberontak

d.      Kekuatan DI/TII sedang melemah

e.      Adanya invertensi asing dalan menangani masalah Aceh

Jawaban : B


  1. Kelompok komunis pimpinan Tan Malaka yang sempat berselisih dengan PKI adalah …

a.       FDR

b.      TNI bagian masyarakat

c.       Gerakan Revolusi Rakyat (GRR)

d.      PKI Tan Malaka

e.      Barisan Tani Indonesia

Jawaban : C


  1. Isu yang dimanfatkan oleh westerling dalam menarik simpati rakyat untuk mendukung perjuangannya adalah …

a.       Negara Pasundan

b.      Negara Jawa Barat

c.       Neokolonialisme

d.      Dewan Jendral

e.      Ratu Adil

Jawaban : E


  1. Perundingan yang menghasilkan landasan perjuangan NII yang diproklamasikan oleh Kartosuwiryo adalah …

a.       Alquran

b.      Sunnah

c.       Alquran dan Sunnah

d.      Kanun Azazi

e.      Pancasila

Jawaban : D


  1. Piagam perjuangan raykat semesta diproklamasikan oleh Letkol Ventje Sumual yang berasal dari …

a.       Dewan Banteng

b.      Dewan Gajah

c.       Dewan Garuda

d.      Dewan Manguni

e.      Dewan Jendral

Jawaban : D


  1. PKI pasca kegagalan pemberontakannya di madiun menjadi salah satu pemenang dalam pemilu 1955. Faktor penyebabnya adalah …

a.       Semakin memburuknya kondisi ekonomi

b.      Sering terjadi pergantian kabinet

c.       PKI berhasil mendekati soekarno

d.      PKI tidak menyukai militerisme

e.      PKI telah dihapus dosanya oleh rakyat

Jawaban : C


  1. Isu yang dilancarkan PKI untuk membangun wacana adanya kolonialisme baru diantara unsur-unsur TNI AD dan pihak Amerika-Inggris disebut …

a.       Dewan Jendral

b.      Nekolim

c.       Dokumen Grlichrist

d.      “Ganyang Nekolim”

e.      “Ganyang Malaya”

Jawaban : A


  1. Pahlawan Revolusi yang menjadi korban PKI, kecuali …

a.       Mayjen Suprapto

b.      Mayjen M.T. Haryono

c.       Letjen A. Yani

d.      Mayjen Soeharto

e.      Brigjen D.I. Panjaitan

Jawaban : D


  1. Salah satu alasan dikeluarkannya Maklumat No.X tahun 1945 tentang kedudukan KNIP oleh Wakil presiden Moh. Hatta adalah …

a.       Desakan tokoh semacam Sutan Sjahrir

b.      Perintah Presiden Soekarno

c.       Situasi politik yang rawan

d.      Inisiatif pribadi Moh.Hatta

e.      Belanda tak senang Indonesia merdeka

Jawaban : B


  1. Kapan Angkatan Perang Ratu Adil (APRA) terbentuk …

a.       Januari 1949

b.      Februari 1950

c.       Januari 1950

d.      Februari 1949

e.      Januari 1960

Jawaban : A


  1. Raymond Westerling adalah pemimpin angkatan perang yang bernama …

a.       PKI

b.      APRA

c.       DI/TII

d.      PRRI/permesta

e.      Andi Azis

Jawaban : B


  1. Zaken Kabinet adalah sebutan untuk kabinet yang terdiri atas …

a.       Para ahli di bidangnya

b.      Politisi

c.       Kaum intelektual

d.      Tentara

e.      Pegawai negeri

Jawaban : A


  1. Pada 5 Oktober 1945 pemerintah mengeluarkan maklumat berdirinya Tentara Keamanan Rakyat (TKR) karena didorong oleh …

a.       Keinginan dan desakan para pejuang

b.      Tentara Inggris datang diboncengi NICA

c.       Anggota Parlemen merasa terancam

d.      Kabinet bisa bubar tanpa tentara

e.      Indonesia ingin segera jadi negara yang ditakuti

Jawaban : A


  1. Di awal kemerdekaan, bangsa Indonesia mengalami inflasi yang cukup parah sebab …

a.       Belanda melakukan blokade dagang

b.      Kabinet tidak cukup cakap

c.       Mata uang jepang beredar tanpa kendali

d.      Presiden Soekarno lebih memprhatikan soal politik

e.      AS tidak mau membantu ekonomi Indonesia

Jawaban : A


  1. Suatu lembaga yang berfungsi untuk menampung dan menyalukan kekuatan-kekuatan yang ada dalam masyarakat yaitu …

a.       Bapepam

b.      Dewan Nasional

c.       Bapenas

d.      Badan Pendukung Soekarnoisme

e.      Badan Intelijen Negara

Jawaban : C


  1. Kebijakan kehidupan bangsa Indonesia pada masa awal kemerdekaan dalam bidang politik, kecuali …

a.       Pembentukan Komite Nasional Indonesia Pusat (KNIP)

b.      Pendirian partai-partai politik

c.       Pemindahan ibukota Republik Indonesia

d.      Pembentukan Tentara Nasional

e.      Rencana Kasimo (Kasimo Plan)

Jawaban : E


  1. Pada masa perkembangan Perbaikan Kehidupan Ekonomi Iindonesia membuat kebijakan atau program ekonomi yang salah satunya ialah Sistem Ekonomi Ali Baba yang dicetuskan oleh …

a.       Dr. Sumitro Djojohadikusumo

b.      Syafruddin Prawiranegara

c.       Mr. Iskaq Tjokhrohadisurjo

d.      Anak Agung Anak Gede

e.      Dr. Houwink

Jawaban : C


  1. Perundingan antara Indonesia dan Belanda mengenai masalah Irian Barat diadakan untuk pertama kalinya pada masa …

a.       Kabinet Sukiman

b.      Kabinet Wilopo

c.       Kabinet Natsir

d.      Kabinet Ali Sostroamidjoyo I

e.      Kabinet Ali Sostroamidjoyo II

Jawaban : C


  1. Jatuhnya kabinet yang dipimpin oleh M.Natsir disebabkan oleh …

a.       Peristiwa 17 Oktober 1952

b.      Kegagalan dalam menyelesaikan Persoalan Papua Barat

c.       Jatuhnya harga barang-barang ekspor

d.      Berakhirnya pemilihan umum

e.      Praktik KKN

Jawaban : B


  1. Peristiwa 17 Oktober 1952 merupakan perselisihan …

a.       TNI dan rakyat

b.      TNI dan Presiden

c.       Parlemen dan presiden

d.      Presiden dan meteri-menteri

e.      TNI dan parlemen

Jawaban : E


  1. Kesulitan utama yang dihadapi oleh kabinet Ali Sostroamidjoyo II diantaranya …

a.       Semangat anti-Cina

b.      Kecendrungan impor yang terus meningkat

c.       Menurunnya hasil panen

d.      Terjadi perselisihan dalam tubuh TNI

e.      Tidak mendapat dukungan kuat dari TNI dan perlemen

Jawaban : A


  1. Pelaksanaa program transmigrasi ke Sumatera bagi 20 juta penduduk di Jawa dalam jangka waktu 10-15 merupakan isi dari …

a.       Niat Soekarno

b.      Keinginan Hatta

c.       Kebijakan Sjahrir

d.      Rencana Kasimo

e.      Program Natsir

Jawaban : D

 

Materi sejarah

Materi Sejarah Kelas 12 IPS Semester 1 BAB 4 BAB 4 PERKEMBANGAN POLITIK DAN EKONOMI INDONESIA  DALAM UPAYA MENGISI KEMERDEKAAN DEMOKRASI LIB...