Senin, 10 April 2023

Materi sejarah kelas xi

 

Indonesia Merdeka


Sumber: en.wikipedia.org

A. Dari Rengasdengklok sampai ke Pegangsaan Timur

Teks proklamasi kemerdekaan telah dibacakan oleh Sukarno dalam upacara pernyataan kemerdekaan bangsa Indonesia tanggal 17 Agustus 1945. Proklamasi ini dilaksanakan di Jalan Pegangsaan Timur No. 56 Jakarta. Pernyataan kemerdekaan tersebut disambut bahagia dan sukacita oleh masyarakat Indonesia di berbagai daerah.

1. Jepang Bertekuk Lutut

Jenderal Terauchi pada tanggal 9 Agustus 1945 memanggil Sukarno, Moh. Hatta, dan Rajiman Wedyodiningrat untuk pergi ke Dalat, Saigon. Saigon adalah salah satu pusat tentara Jepang.

Pada tanggal 12 Agustus 1945, Jenderal Terauchi mengucapkan selamat kepada Sukarno dan Moh. Hatta sebagai ketua dan wakil ketua PPKI.

Kemudian Terauchi menegaskan bahwa Jepang akan menyerahkan kemerdekaan kepada bangsa Indonesia. Sukarno, Moh. Hatta, dan Rajiman Wedyodiningrat pulang kembali ke Jakarta pada tanggal 14 Agustus.

Pada masa-masa inilah terjadi peristiwa yang dramatis di wilayah Indonesia. Walaupun alat komunikasi pada masa tersebut dikuasai Jepang, tetapi para tokoh perjuangan berhasil mengakses berbagai informasi dunia dengan berbagai cara. Radio sebagai alat yang paling berperan pada masa tersebut telah disegel oleh Jepang.

2. Peristiwa Rengasdengklok

Hari-hari menjelang tanggal 15 Agustus 1945 merupakan hari yang menegangkan bagi bangsa Jepang dan bangsa Indonesia. Hari Rabu tanggal 15 Agustus 1945 sekitar pukul 21.30 WIB, para pemuda yang dipimpin Wikana, dan Darwis datang di rumah Sukarno di Pegangsaan Timur No. 56 Jakarta.

Wikana dan Darwis memaksa Sukarno untuk memproklamasikan Kemerdekaan Indonesia. Para pemuda mendesak agar proklamasi malam ini dapat dilaksanakan paling lambat tanggal 16 Agustus 1945. Sambil menimang-nimang senjata Wikana berucap dan bernada ancaman.

3. Perumusan Teks Proklamasi

Sukarno pertama kali menuliskan kata pernyataan “Proklamasi”. Sukarno kemudian bertanya kepada Moh. Hatta dan Ahmad Subarjo.“Bagaimana bunyi rancangan pada draf pembukaan UUD?” Kedua orang yang ditanya pun tidak ingat persis.

Ahmad Subarjo kemudian menyampaikan kalimat “Kami bangsa Indonesia dengan ini menyatakan kemerdekaan Indonesia”. Moh. Hatta menambahkan kalimat: “Hal-hal yang mengenai pemindahan kekuasaan dan lain-lain diselenggarakan dengan cara seksama dan dalam tempoh yang sesingkat-singkatnya”.

Sukarno menuliskan, “Jakarta, 17-8- ’05 Wakil-wakil bangsa Indonesia”, sebagai penutup. Mereka semua sepakat tentang draf itu.

4. Proklamasi Berkumandang

Pada pukul 5 pagi tanggal 17 Agustus 1945, para pemimpin dan pemuda keluar dari rumah Laksamana Maeda dengan diliputi kebanggaan.

Mereka telah sepakat untuk memproklamasikan kemerdekaan di rumah Sukarno di Jl. Pegangsaan Timur No. 56 pada pukul 10 pagi. Sebelum pulang, Moh. Hatta berpesan kepada B.M. Diah untuk memperbanyak teks Proklamasi dan menyiarkannya ke seluruh dunia.

5. Dukungan dari Berbagai Lapisan

Berita Proklamasi Kemerdekaan Indonesia cepat bergema ke berbagai daerah. Rakyat di Jakarta maupun di kota-kota lain menyambut dengan antusias.

B. Terbentuknya Pemerintahan dan NKRI

1. Pengesahan UUD 1945, Pemilihan Presiden, dan Wakil Presiden

Kertas suara dibagikan, tetapi atas usul Otto Iskandardinata, maka secara aklamasi terpilih Ir. Sukarno sebagai Presiden RI dan Drs. Moh. Hatta sebagai Wakil Presiden Rl. Sesudah itu, pasal-pasal yang tersisa yang berkaitan dengan Aturan Peralihan dan Aturan Tambahan disetujui.

2. Pembentukan Departemen dan Pemerintahan Daerah

laporan Ahmad Subardjo, mengenai pembagian departemen atau kementerian. Adapun hasil yang disepakati, NKRI terbagi atas 12 departemen sebagai berikut.

  1. Kementerian Dalam Negeri
  2. Kementerian Luar Negeri
  3. Kementerian Kehakiman
  4. Kementerian Keuangan
  5. Kementerian Kemakmuran
  6. Kementerian Kesehatan
  7. Kementerian Pengajaran
  8. Kementerian Sosial
  9. Kementerian Pertahanan
  10. Kementerian Penerangan
  11. Kementerian Perhubungan
  12. Kementerian Pekerjaan Umum
  13. Kementerian Negara

3. Pembentukan Badan-Badan Negara

Syahrir dan Amir Syarifudin mengusulkan adanya BPKNIP (Badan Pekerja KNIP) untuk menghadapi suasana genting. BPKNIP akan mengerjakan tugastugas operasional dari KNIP. Berdasarkan usul-usul dalam sidang tersebut, maka Wakil Presiden selaku wakil pemerintah, mengeluarkan maklumat yang lazim disebut Maklumat Wakil Presiden No. X.

4Pembentukan Kabinet

Kabinet RI yang pertama dibentuk oleh Presiden Sukarno pada tanggal 2 September 1945 terdiri atas para menteri sebagai berikut.

  1. Menteri Dalam Negeri : R.A.A. Wiranata Kusumah
  2. Menteri Luar Negeri : Mr. Ahmad Subarjo
  3. Menteri Keuangan : Mr. A.A. Maramis
  4. Menteri Kehakiman : Prof. Mr. Supomo
  5. Menteri Kemakmuran : Ir. Surakhmad Cokroadisuryo
  6. Menteri Keamanan Rakyat : Supriyadi
  7. Menteri Kesehatan : Dr. Buntaran Martoatmojo
  8. Menteri Pengajaran : Ki Hajar Dewantara
  9. Menteri Penerangan : Mr. Amir Syarifuddin
  10. Menteri Sosial : Mr. Iwa Kusumasumantri
  11. Menteri Pekerjaan Umum : Abikusno Cokrosuyoso
  12. Menteri Perhubungan : Abikusno Cokrosuyoso
  13. Menteri Negara : Wahid Hasyim
  14. Menteri Negara : Dr. M. Amir
  15. Menteri Negara : Mr. R.M. Sartono
  16. Menteri Negara : R. Otto Iskandardinata

5. Pembentukan Berbagai Partai Politik

Beberapa partai politik yang kemudian terbentuk misalnya,

  1. Masyumi
  2. PKI
  3. PBI
  4. Partai Rakyat Jelata
  5. Parkindo
  6. PSI
  7. PRS
  8. PKRI
  9. Persatuan Rakyat Marhaen Indonesia
  10. PNI (Partai Nasional Indonesia)

6. Lahirnya Tentara Nasional Indonesia

  1. Badan Keamanan Rakyat
  2. Tentara Keamanan Rakyat
  3. Dari TKR, TRI, ke TNI

C. Proklamator dan Peran Para Tokoh Sekitar Proklamasi

1. Peran Sang Proklamator

a. Ir. Sukarno

Tanggal 17 Agustus 1945, peranan Sukarno semakin penting. Secara tidak langsung ia terpilih menjadi tokoh nomor satu di Indonesia. Sukarno dengan didampingi Moh. Hatta, diberi kepercayaan membacakan teks proklamasi sebagai pernyataan Kemerdekaan Indonesia.

b. Drs. Moh. Hatta

Moh. Hatta melibatkan diri secara langsung dan ikut andil dalam perumusan teks proklamasi. la juga ikut menandatangani teks proklamasi. Pada peristiwa detik-detik proklamasi, Moh. Hatta tampil sebagai tokoh nomor dua dan mendampingi Bung Karno dalam pembacaan teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia.

2. Peran Para Tokoh Sekitar Proklamasi

a. Ahmad Subarjo

Sesampainya di Jakarta dini hari, di rumah Maeda dilaksanakan perumusan teks proklamasi, Ahmad Subarjo secara langsung berperan aktif dan memberikan andil pemikiran tentang rumusan teks proklamasi.

b. Sukarni Kartodiwiryo

Ia juga tokoh yang mengusulkan agar teks proklamasi ditandatangani oleh Sukarno dan Moh. Hatta atas nama bangsa Indonesia. la juga memimpin pertemuan untuk membahas strategi penyebarluasan teks proklamasi dan berita tentang proklamasi.

c. Sayuti Melik

la telah menyaksikan penyusunan teks proklamasi di ruang makan rumah Maeda. Bahkan akhirnya ia dipercaya untuk mengetik teks proklamasi yang ditulis tangan oleh Sukarno.

d. Burhanuddin Mohammad Diah

la salah seorang pemuda yang ikut menyaksikan perumusan teks proklamasi. Ia juga sangat berperan dalam upaya penyebarluasan berita Proklamasi Kemerdekaan Indonesia.

e. Latif Hendraningrat

Latief Hendraningrat dengan dibantu S. Suhud mengibarkan Sang Saka Merah Putih, dan yang membantu membawakan bendera Merah Putih adalah SK. Trimurti


Kamis, 06 April 2023

Materi sejarah

 PENDAHULUAN

A. Identitas Modul

M.Pelajaran:Sejarah Indonesia

Kelas/ Semester :XI / 2

Alokasi Waktu

: 2 x 45 Menit (1 Pertemuan)

Judul Modul

: Peran serta nilai-nilai perjuangan proklamator Bung Karno dan 

 Bung Hatta di sekitar proklamasi

B. Kompetensi Dasar

3. 9 Menganalisis peran dan nilai-nilai perjuangan Bung Karno dan Bung Hatta 

sebagai proklamator serta tokoh-tokoh lainnya sekitar proklamasi

4. 9 Menuliskan peran dan nilai-nilai perjuangan Bung Karno dan Bung Hatta serta 

tokoh-tokoh lainnya sekitar proklamasi

C. Deskripsi Singkat Materi

Modul ini membahas mengenai peran dan nilai-nilai perjuangan Bung Karno dan 

Bung Hatta sebagai tokoh proklamator serta tokoh-tokoh lainnya disekitar 

proklamasi. Modul ini terdiri dari dua kegiatan pembelajaran. Pada kegiatan belajar 

pertama, ditampilkan materi pembelajaran tentang “peran serta nilai-nilai 

perjuangan proklamator Bung Karno dan Bung Hatta di sekitar proklamasi”.

D. Petunjuk Penggunaan Modul

Modul ini dapat dijadikan sebagai salah satu sumber belajar mandiri yang 

digunakan oleh guru dan peserta didik, secara pribadi maupun berkelompok dalam 

kondisi khusus. Penggunaan modul ini bisa dilaksanakan secara daring, luring, atau 

kombinasi keduanya (blended learning) melalui petunjuk sebagai berikut:

1. Baca dan pahami tujuan serta materi yang terdapat dalam modul ini

2. Ikuti seluruh tahapan pembelajaran yang tertulis dalam modul secara cermat 

dan berkelanjutan.

3. Kerjakan semua penugasan atau latihan dalam rangka pencapaian kompetensi

4. Jika ada hambatan dalam belajar bisa segera dikonsultasikan dengan guru.

E. Materi Pembelajaran

Modul ini terbagi menjadi 1 kegiatan pembelajaran dan di dalamnya terdapat uraian 

materi, contoh soal, soal latihan dan soal evaluasi.

• Peran Bung Karno dan Bung Hatta di sekitar proklamasi

• Nilai-nilai perjuangan Bung Karno dan Bung Hatta di

Selasa, 04 April 2023

Pembahasan soal UTS sejarah

 D. diskriminasi ras

E. tanam Paksa

14. Perkembangan politik yang semakin menohok Kesultanan Aceh adalah ditkaliantanganinya perjanjian antara Belkalian dengan Inggris pada tanggal 2 November 1871. Isi perjanjian itu antara lain Inggris memberi kebebasan kepada Belkalian untuk memperluas daerah kekuasaannya di seluruh Sumatera. perjanjian itu adalah....
A. Traktat Aceh
B. Traktat Sumatera
C. Traktat London
D. Perjanjian Tawan Karang
E. Perjanjian Giyanti

15. Peperangan yang terjadi antara rakyat Bali dan Belkalian dipicu oleh masalah …
A. Adat Sutte
B. Kewajiban membayar pajak bumi
C. Penyerahan hasil panen
D. Hak tawan karang
E. Ekstirpasi

Rabu, 08 Maret 2023

Bahan ajar sejarah Indonesia

  PENDAHULUAN

A. Identitas Modul

Mata Pelajaran : Sejarah

Kelas                   : XII / IPS

Alokasi Waktu   : minggu x 4 JP 

Judul Modul       : Sejarah Kontemporer Dunia


B. Kompetensi Dasar

3. 5 Mengevaluasi sejarah kontemporer dunia antara lain runtuhnya 

Vietnam Selatan, Apartheid di Afrika Selatan, USSR, Jerman Timur, Yugoslavia, 

Cekoslowakia.

4.5 Merekonstruksi sejarah dunia antara lain runtuhnya Vietnam Selatan, 

Apartheid di Afrika Selatan, USSR, Jerman Timur, Yugoslavia, Cekoslowakia dan 

menyajikannya dalam bentuk tulisan dan/atau media lain

C. Deskripsi Singkat Materi

 

Apa kabar siswa siswi hebat ? Salam Historia. Masih semangat belajar Sejarah? 

Tahukah kalian dengan belajar sejarah kalian dapat memperluas wawasan mengenai 

berbagai peristiwa dunia yang dapat kita ambil hikmahnya dan dari peran tokoh yang 

diceritakan dalam suatu peristiwa sejarah dapat menginspirasi kita.

Sebagai calon intelektual muda kalian harus memahami sejarah dunia karena 

dengan mempelajari sejarah dunia memberikan kita pemahaman yang lebih luas 

terhadap dunia luar. Dengan mempelajari dan memahami perjalanan sejarah, kalian bisa 

melihat suatu peristiwa dengan berbagai sudut pandang, tentang bagaimana peristiwa itu 

bisa terjadi, dan apakah dampak dari peristiwa itu. Dengan demikian, kalian dapat 

memahami secara rinci suatu peristiwa yang terjadi di sekeliling kita yang pada akhirnya 

akan membawa kalian menjadi generasi yang mampu mengembangkan Indonesia dan 

bahkan mampu membangun dunia ini menjadi lebih baik lagi daripada sekarang.

Pada modul kali ini akan dibahas Sejarah kontemporer dunia. Kalian pasti akan 

bertanya apa itu sejarah Kontemporer ? Sejarah kontemporer adalah sejarah mutakhir 

yang jejak-jejak peristiwanya masih relatif dekat dan sejarahnya masih bisa dirasakan 

kehadirannya oleh kita sekarang. 

Seperti apa sejarah kontemporer yang akan kalian pelajari pada modul ini?

Sejarah kontemporer secara politik didominasi oleh Perang Dingin antara Amerika 

Serikat dan Uni Soviet yang pengaruhnya terasa di seluruh dunia. Ruang lingkup sejarah 

kontemporer yang akan kalian bahas pada modul ini adalah peristiwa Runtuhnya 

Vietnam Selatan, Apartheid di Afrika Selatan, USSR, Jerman Timur, Yugoslavia dan 

Cekoslowakia. 

Kalian pasti ingin mengetahui lebih mendetail lagi sejarah kontemporer yang terjadi di 

dunia kan? Yuk simak dan pelajari modul ini dengan tetap semangat.


KEGIATAN PEMBELAJARAN 1

SEJARAH KONTEMPORER RUNTUHNYA VIETNAM SELATAN

A. Tujuan Pembelajaran

Setelah kegiatan pembelajaran 1 kalian diharapkan mampu mengevaluasi sejarah 

Kontemporer runtuhnya Vietnam Selatan dengan cermat, penuh semangat dan dapat 

menunjukkan sikap nasionalisme, tanggung jawab dan cinta tanah air.

B. Uraian Materi

Tahukah kalian? kalau dulu itu Vietnam terpecah menjadi 2 bagian, yaitu Vietnam 

Utara dan Vietnam Selatan? Nah …. Pada modul ini, kalian akan mempelajari 

mengenai Vietnam Selatan, bagaimana awal berdirinya sampai runtuhnya Vietnam 

Selatan. 

1. Awal berdirinya Vietnam Selatan

Awal berdirinya Vietnam Selatan itu ketika Perancis berusaha mendirikan negaranegara boneka di kawasan Indocina di akhir Perang Dunia ke II. Dengan hadirnya Vietnam 

Selatan, otomatis membuat Vietnam terpecah. Hal itu membuat Ho Chi Minh sangat 

marah, karena ia menginginkan Vietnam menjadi negara yang merdeka dan utuh. 

Kemudian terjadilah perang Indocina I pada tahun 1946-1954, yaitu antara Vietnam Utara 

yang didukung oleh Tiongkok dan Vietnam Selatan didukung oleh Perancis.

Vietnam Utara yang dipimpin oleh Ho Chi Minh mendapat pengakuan dari Rusia dan 

Tiongkok pada tanggal 31 Januari 1950. Kemudian Vietnam Selatan yang dipimpin oleh 

Bao Dai juga mendapat pengakuan dari Amerika Serikat dan Inggris pada 7 Februari 1950, 

namun di satu sisi sebagian besar rakyat tidak mau mengakuinya.

2. Perang Indocina

a. Perang Indocina I (1946-1954)

Perang Indochina Pertama (juga disebut Perang Indochina Prancis, Perang PrancisVietnam, Perang Indochina adalah pertempuran yang terjadi di Prancis Indochina antara 

tahun 19 Desember 1946 sampai 1 Agustus 1954 antara Prancis yang dibantu 

oleh Vietnam Selatan melawan Viet Minh, dipimpin oleh Ho Chi Minh dan Vo Nguyen 

Giap.

Perang Indocina I berhenti setelah munculnya perjanjian Jenewa pada 21 Juli 1954 yang 

berisis tentang peresmian dipisahkannya Vietnam menjadi 2 Zona, yaitu Zona Utara dan 

Zona Selatan yang diatur oleh Vietnam selatan.

Dari pembahasan diatas jelas ya bagi kalian bahwa berdirinya Vietnam selatan ada 

hubungannya dengan perang Indocina 1.

b. Perang Indocina II (1957 – 1975)

Perang Vietnam, juga disebut Perang Indocina Kedua, adalah sebuah perang yang 

terjadi antara 1957 dan 1975 di Vietnam. Perang ini merupakan bagian dari Perang 

Dingin antara dua kubu ideologi besar, yakni Komunis dan SEATO. Dua kubu yang saling 

berperang adalah Republik Vietnam (Vietnam Selatan) dan Republik Demokratik Vietnam 

(Vietnam Utara). Amerika Serikat, Korea Selatan, Thailand, Austra


Selasa, 07 Maret 2023

Materi kelas xi

 PENDAHULUAN

A. Identitas Modul

M.Pelajaran:Sejarah Indonesia

Kelas/ Semester :XI / 2

Alokasi Waktu

: 2 x 45 Menit (1 Pertemuan)

Judul Modul

: Peran serta nilai-nilai perjuangan proklamator Bung Karno dan 

 Bung Hatta di sekitar proklamasi

B. Kompetensi Dasar

3. 9 Menganalisis peran dan nilai-nilai perjuangan Bung Karno dan Bung Hatta 

sebagai proklamator serta tokoh-tokoh lainnya sekitar proklamasi

4. 9 Menuliskan peran dan nilai-nilai perjuangan Bung Karno dan Bung Hatta serta 

tokoh-tokoh lainnya sekitar proklamasi

C. Deskripsi Singkat Materi

Modul ini membahas mengenai peran dan nilai-nilai perjuangan Bung Karno dan 

Bung Hatta sebagai tokoh proklamator serta tokoh-tokoh lainnya disekitar 

proklamasi. Modul ini terdiri dari dua kegiatan pembelajaran. Pada kegiatan belajar 

pertama, ditampilkan materi pembelajaran tentang “peran serta nilai-nilai 

perjuangan proklamator Bung Karno dan Bung Hatta di sekitar proklamasi”.

D. Petunjuk Penggunaan Modul

Modul ini dapat dijadikan sebagai salah satu sumber belajar mandiri yang 

digunakan oleh guru dan peserta didik, secara pribadi maupun berkelompok dalam 

kondisi khusus. Penggunaan modul ini bisa dilaksanakan secara daring, luring, atau 

kombinasi keduanya (blended learning) melalui petunjuk sebagai berikut:

1. Baca dan pahami tujuan serta materi yang terdapat dalam modul ini

2. Ikuti seluruh tahapan pembelajaran yang tertulis dalam modul secara cermat 

dan berkelanjutan.

3. Kerjakan semua penugasan atau latihan dalam rangka pencapaian kompetensi

4. Jika ada hambatan dalam belajar bisa segera dikonsultasikan dengan guru.

E. Materi Pembelajaran

Modul ini terbagi menjadi 1 kegiatan pembelajaran dan di dalamnya terdapat uraian 

materi, contoh soal, soal latihan dan soal evaluasi.

• Peran Bung Karno dan Bung Hatta di sekitar proklamasi

• Nilai-nilai perjuangan Bung Karno dan Bung Hatta di

Senin, 06 Maret 2023

Materi sejarah kelas xii

 PENDAHULUAN

A. Identitas Modul

Mata Pelajaran : Sejarah

Kelas                   : XII / IPS

Alokasi Waktu   : minggu x 4 JP 

Judul Modul       : Sejarah Kontemporer Dunia


B. Kompetensi Dasar

3. 5 Mengevaluasi sejarah kontemporer dunia antara lain runtuhnya 

Vietnam Selatan, Apartheid di Afrika Selatan, USSR, Jerman Timur, Yugoslavia, 

Cekoslowakia.

4.5 Merekonstruksi sejarah dunia antara lain runtuhnya Vietnam Selatan, 

Apartheid di Afrika Selatan, USSR, Jerman Timur, Yugoslavia, Cekoslowakia dan 

menyajikannya dalam bentuk tulisan dan/atau media lain

C. Deskripsi Singkat Materi

 

Apa kabar siswa siswi hebat ? Salam Historia. Masih semangat belajar Sejarah? 

Tahukah kalian dengan belajar sejarah kalian dapat memperluas wawasan mengenai 

berbagai peristiwa dunia yang dapat kita ambil hikmahnya dan dari peran tokoh yang 

diceritakan dalam suatu peristiwa sejarah dapat menginspirasi kita.

Sebagai calon intelektual muda kalian harus memahami sejarah dunia karena 

dengan mempelajari sejarah dunia memberikan kita pemahaman yang lebih luas 

terhadap dunia luar. Dengan mempelajari dan memahami perjalanan sejarah, kalian bisa 

melihat suatu peristiwa dengan berbagai sudut pandang, tentang bagaimana peristiwa itu 

bisa terjadi, dan apakah dampak dari peristiwa itu. Dengan demikian, kalian dapat 

memahami secara rinci suatu peristiwa yang terjadi di sekeliling kita yang pada akhirnya 

akan membawa kalian menjadi generasi yang mampu mengembangkan Indonesia dan 

bahkan mampu membangun dunia ini menjadi lebih baik lagi daripada sekarang.

Pada modul kali ini akan dibahas Sejarah kontemporer dunia. Kalian pasti akan 

bertanya apa itu sejarah Kontemporer ? Sejarah kontemporer adalah sejarah mutakhir 

yang jejak-jejak peristiwanya masih relatif dekat dan sejarahnya masih bisa dirasakan 

kehadirannya oleh kita sekarang. 

Seperti apa sejarah kontemporer yang akan kalian pelajari pada modul ini?

Sejarah kontemporer secara politik didominasi oleh Perang Dingin antara Amerika 

Serikat dan Uni Soviet yang pengaruhnya terasa di seluruh dunia. Ruang lingkup sejarah 

kontemporer yang akan kalian bahas pada modul ini adalah peristiwa Runtuhnya 

Vietnam Selatan, Apartheid di Afrika Selatan, USSR, Jerman Timur, Yugoslavia dan 

Cekoslowakia. 

Kalian pasti ingin mengetahui lebih mendetail lagi sejarah kontemporer yang terjadi di 

dunia kan? Yuk simak dan pelajari modul ini dengan tetap semangat.


KEGIATAN PEMBELAJARAN 1

SEJARAH KONTEMPORER RUNTUHNYA VIETNAM SELATAN

A. Tujuan Pembelajaran

Setelah kegiatan pembelajaran 1 kalian diharapkan mampu mengevaluasi sejarah 

Kontemporer runtuhnya Vietnam Selatan dengan cermat, penuh semangat dan dapat 

menunjukkan sikap nasionalisme, tanggung jawab dan cinta tanah air.

B. Uraian Materi

Tahukah kalian? kalau dulu itu Vietnam terpecah menjadi 2 bagian, yaitu Vietnam 

Utara dan Vietnam Selatan? Nah …. Pada modul ini, kalian akan mempelajari 

mengenai Vietnam Selatan, bagaimana awal berdirinya sampai runtuhnya Vietnam 

Selatan. 

1. Awal berdirinya Vietnam Selatan

Awal berdirinya Vietnam Selatan itu ketika Perancis berusaha mendirikan negaranegara boneka di kawasan Indocina di akhir Perang Dunia ke II. Dengan hadirnya Vietnam 

Selatan, otomatis membuat Vietnam terpecah. Hal itu membuat Ho Chi Minh sangat 

marah, karena ia menginginkan Vietnam menjadi negara yang merdeka dan utuh. 

Kemudian terjadilah perang Indocina I pada tahun 1946-1954, yaitu antara Vietnam Utara 

yang didukung oleh Tiongkok dan Vietnam Selatan didukung oleh Perancis.

Vietnam Utara yang dipimpin oleh Ho Chi Minh mendapat pengakuan dari Rusia dan 

Tiongkok pada tanggal 31 Januari 1950. Kemudian Vietnam Selatan yang dipimpin oleh 

Bao Dai juga mendapat pengakuan dari Amerika Serikat dan Inggris pada 7 Februari 1950, 

namun di satu sisi sebagian besar rakyat tidak mau mengakuinya.

2. Perang Indocina

a. Perang Indocina I (1946-1954)

Perang Indochina Pertama (juga disebut Perang Indochina Prancis, Perang PrancisVietnam, Perang Indochina adalah pertempuran yang terjadi di Prancis Indochina antara 

tahun 19 Desember 1946 sampai 1 Agustus 1954 antara Prancis yang dibantu 

oleh Vietnam Selatan melawan Viet Minh, dipimpin oleh Ho Chi Minh dan Vo Nguyen 

Giap.

Perang Indocina I berhenti setelah munculnya perjanjian Jenewa pada 21 Juli 1954 yang 

berisis tentang peresmian dipisahkannya Vietnam menjadi 2 Zona, yaitu Zona Utara dan 

Zona Selatan yang diatur oleh Vietnam selatan.

Dari pembahasan diatas jelas ya bagi kalian bahwa berdirinya Vietnam selatan ada 

hubungannya dengan perang Indocina 1.

b. Perang Indocina II (1957 – 1975)

Perang Vietnam, juga disebut Perang Indocina Kedua, adalah sebuah perang yang 

terjadi antara 1957 dan 1975 di Vietnam. Perang ini merupakan bagian dari Perang 

Dingin antara dua kubu ideologi besar, yakni Komunis dan SEATO. Dua kubu yang saling 

berperang adalah Republik Vietnam (Vietnam Selatan) dan Republik Demokratik Vietnam 

(Vietnam Utara). Amerika Serikat, Korea Selatan, Thailand, Austra


Jumat, 03 Maret 2023

Bahan ajar sejarah kelas xi

 KEGIATAN PEMBELAJARAN 1

AKAR-AKAR DEMOKRASI DI INDONESIA

A. Tujuan Pembelajaran

Setelah kegiatan pembelajaran 1 ini, diharapkan Anda mampu menghubungkan

akar-akar demokrasi di Indonesia dan menyajikan hasil telaah akar-akar demokrasi di 

Indonesia dengan benar.

B. Uraian Materi

Demokrasi berawal dari kata demos dan kratos yang memiliki makna pemerintahan 

dari rakyat. Abraham Lincoln mengatakan bahwa demokrasi adalah sistem pemerintahan 

yang diselenggarakan dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat. Dalam sistem demokrasi 

kedaulatan tertinggi berada ditangan rakyat. Rakyat diwakili oleh wakil wakil rakyat 

sehingga dapat disebut sebagai demokrasi perwakilan. 

demokratis pertama kali muncul di Yunani Kuno. Sistem demokrasi yang terdapat di 

Negara kota masa Yunani Kuno abad ke-6 sampai abad ke-3 SM merupakan demokrasi 

langsung dimana hak untuk membuat keputusan politik dijalankan secara langsung oleh 

seluruh warga berdasarkan prosedur mayoritas. Berdasarkan UUD 1945, sistem yang 

dianut oleh Indonesia adalah demokrasi. Perkembangan demokrasi tidak terlepas dari 

perjuangan bangsa. Jauh sebelum kemerdekaan kehidupan yang demokratis telah 

dilaksanakan dalam kehidupan sehari hari, hal ini terlihat dari munculnya berbagai 

perkumpulan dan perserikatan pada masa pergerakan. 

Pada masa kolonial Belanda, praktik demokrasi di Indonesia dalam bidang 

pemerintahan baru diterapkan secara terbatas pada tahun 1918 dengan dibentuknya

Volksraad. Wewenang dalam Volksraad sangat terbatas. Keanggotaan Volksraad pun 

didasarkan pada penunjukkan Gubernur Jenderal bukan atas pilihan rakyat. 

KeanggotaanVolksraad banyak banyak didominasi oleh wakil-wakil dari bangsa Eropa 

walaupun penduduk pribumi juga dilibatkan. Volksraad sengaja didirikan, bukan sebagai 

parlemen perwakilan rakyat Indonesia melainkan hanya sebagai penasihat Gubernur 

Jenderal Hindia-Belanda. Akan tetapi, beberapa aktivis pergerakan nasional 

memanfaatkan Volksraadsebagai wadah perjuangan untuk membela kepentingan rakyat 

Indonesia dan perjuangan bagi kemerdekaan Indonesia. Bahkan salah satu organisasi

pergerakan nasional yang berhaluan kooperatif membentuk satu kesatuan aksi di 

volksraad yang disebut Fraksi Nasional yang didirikan tanggal 27 Januari 1930 

berdasarkan ide Muhammad Husni Thamrin ketua perkumpulam kaum Betawi.

Pada 15 Juli 1936 diajukan sebuah petisi yang dinamakan petisi Soetardjo yang isinya 

mengusulkan kemerdekaan bagi Indonesia namun ditolak oleh pemerintah Belanda. 

DalamVolksraad praktik demokrasi yang dikembangkan oleh Soetardjo, M.H. Tamrin, dkk 

mampu mendorong perkembangan demokrasi di Indonesia menjelang runtuhnya Hindia 

Belanda. Beralihnya kekuasaan dari Belanda ke Jepang menyebabkan bangsa Indonesia 

sulit mengembangkan pemikiran maupun praktik demokrasi

Salah satu tonggak demokrasi di Indonesia muncul pada kongres pemuda kedua yang 

membuahkan hasil kesepakatan seluruh komponen pemuda Indonesia yang menyatakan 

untuk bersatu yang dikenal Sumpah Pemuda. Sumpah Pemuda adalah salah satu kejadian 

penting dalam pergerakan untuk kemerdekaan Indonesia. Sumpah atau ikrar sejumlah 

pemuda inilah yang menjadi penyemangat bangsa demi cita-cita berdirinya negara 

Indonesia. Para pemuda di masa itu sadar bahwa pergerakan organisasi yang bersifat 

kedaerahan tidak pernah memberikan hasil berarti untuk ke

Materi sejarah

Materi Sejarah Kelas 12 IPS Semester 1 BAB 4 BAB 4 PERKEMBANGAN POLITIK DAN EKONOMI INDONESIA  DALAM UPAYA MENGISI KEMERDEKAAN DEMOKRASI LIB...