Rabu, 22 September 2021

 

Assalamualaikum wr.wb anak shaleh dan shalehah, semoga pagi ini kita senantiasa sehat selalu.

Harap dibaca terlebih dahulu ya anak-anak, lalu menjawab pertanyaan dibawah ini.

Sumono, S.Pd.

 

Nama Sekolah             : SMA Al Azhar 3 Bandar Lampung

Kelas / Semester          : X / Ganjil

Mata Pelajaran            : Sejarah Indonesia

Materi Pokok              : Kerajaan Hindu-Buddha

Alokasi Waktu            : 3x2 JP (6x45 menit)

 

HOTS (High Order Thinking Skills)

A.    Pilihan Ganda

 

1.      Dibawah ini beberapa kelompok kerajaan yang bercorak Hindu adalah…

A.    Majapahit, Kutai, dan Kalingga

B.     Sriwijaya, Pajajaran, dan Majapahit

C.     Sriwijaya, Tarumanegara, dan Kutai

D.    Kutai, Pajajaran, dan Mataram Kuno

E.     Kutai, Tarumanegara, dan Mataram Kuno

2.      Agama Hindu yang berkembang di Kerajaan Kutai telah berakulturasi dengan budaya lokal. Adanya akulturasi ini terlihat dari…

A.    Penggunaan nama-nama Hindu untuk menggantikan nama asli Indonesia

B.     Penyelenggraaan upacara vratyastoma untuk memeluk agama Hindu

C.     Penerapan kasta brahmana dan kesatria dalam masyarakat Kutai

D.    Pembangunan tempat suci agama Hindu bernama Waprakeswara

E.     Keberadaan yupa pada setiap upacara kurban keagamaan

3.      Agama yang berkembang pesat di Kerajaan Kalingga adalah…

A.    Buddha Tantrayana

B.     Buddha Mahayana

C.     Buddha Hinayana

D.    Hindu Syiwa

E.     Hindu Wisnu

4.      Tepi Sungai Mahakam dipilih sebagai pusat Kerajaan Kutai karena…

A.    Sungai Mahakam memiliki potensi alam yang menjanjikan

B.     Masyarakat Kutai bermukim di tepi Sungai Mahakam

C.     Sungai Mahakam merupakan Sungai suci bagi masyarakat Kutai

D.    Sungai Mahakam menjadi salah satu jalur pelayaran Internasional

E.     Aktivitas perdagangan masyarakat Kutai berlangsung di Sungai Mahakam

 

 

5.      Usaha Ken Arok untuk mendirikan Kerajaan Singasari diceritakan dalam kitab…

A.     Sutasoma

B.     Pararaton

C.     Lubdhaka

D.    Bharatayuda

E.     Negarakertagama

6.      Perhatikan wilayah di bawah ini!

1)      Surabaya

2)      Rembang

3)      Pasuruan

4)      Kediri

5)      Madiun

6)      Daha

Wilayah kekuasaan Kerajaan Panjalu ditunjukkan oleh nomor…

A.    1), 2), dan 3)

B.     1), 3), dan 4)

C.     2), 3), dan 4)

D.    3), 4) dan 5)

E.     4), 5) dan 6)

7.      Beberapa ahli telah mencetuskan teori yang menjelaskan proses masuk dan berkembangnya Hindu-Budha di Indonesia, salah satunya teori Sudra. Teori Sudra tentang proses masuknya Hindu ke Indonesia memiliki kelemahan, yaitu…

A.    Tidak ada bukti prndukung teori tersebut

B.     Kaum Sudra orang yang sangat miskin

C.     Tidak ada satu pun kitab yang menyebutnya

D.    Indonesia terlalu jauh untuk dijangkau

E.     Sulitnya komunikasi dalam bahasa Sansekerta

 

8.      Agama Buddha aliran Mahayana mempunyai banyak pengikut karena dipengaruhi faktor…

A.    Penyebaran yang mudah dan tidak memaksa pemeluk agama

B.     Syarat masuk aliran Mahayana tidak memerlukan biaya

C.     Berhubungan langsung dengan objek sejarah dalam agama Buddha

D.    Aliran Mahayana disebarkan secara menyeluruh dalam setiap lapisan masyarakat.

E.     Aliran Mahayana bersifat terbuka dan mengajarkan untuk saling tolong-menolong untuk mencapai nirwana

9.      Kehidupan perekonomian Kerajaaan Mataram Kuno bertumpu pada sector pertanian karena…

A.    Raja Mataram kurang menaruh perhatian pada perkembangan sector perdaganngan

B.     Mataram memiliki wilayah yang sulit dijangkau oleh pelayaran maritime

C.     Bhumi Mataram terletak di wilayah pedalaman Jawa Tengan

D.    Bhumi Mataram memiliki kondisi tanah yang subur

E.     Aktivitas perdagangan di Mataram sulit dilakukan

10.  Dinasti Warmadewa di Buleleng mencapai puncak kejayaan pada masa pemerintahan…

A.    Sri Kesari Warmadewa

B.     Udayana Warmadewa

C.     Marakatapangkaja

D.    Anak Wungsu

E.     Sri Ugrasena

Selasa, 21 September 2021

 

Assalamualaikum wr.wb anak shaleh dan shalehah, semoga pagi ini kita senantiasa sehat selalu.

Harap dibaca terlebih dahulu ya anak-anak materi kita hari ini.

Sumono, S.Pd.

 

Nama Sekolah             : SMA Al Azhar 3 Bandar Lampung

Kelas / Semester          : X / Ganjil

Mata Pelajaran            : Sejarah Indonesia

Materi Pokok              : Kerajaan Hindu-Buddha

Alokasi Waktu            : 3x2 JP (6x45 menit)

 

HOTS (High Order Thinking Skills)

A.    Pilihan Ganda

 

1.      Dibawah ini beberapa kelompok kerajaan yang bercorak Hindu adalah…

A.    Majapahit, Kutai, dan Kalingga

B.     Sriwijaya, Pajajaran, dan Majapahit

C.     Sriwijaya, Tarumanegara, dan Kutai

D.    Kutai, Pajajaran, dan Mataram Kuno

E.     Kutai, Tarumanegara, dan Mataram Kuno

2.      Agama Hindu yang berkembang di Kerajaan Kutai telah berakulturasi dengan budaya lokal. Adanya akulturasi ini terlihat dari…

A.    Penggunaan nama-nama Hindu untuk menggantikan nama asli Indonesia

B.     Penyelenggraaan upacara vratyastoma untuk memeluk agama Hindu

C.     Penerapan kasta brahmana dan kesatria dalam masyarakat Kutai

D.    Pembangunan tempat suci agama Hindu bernama Waprakeswara

E.     Keberadaan yupa pada setiap upacara kurban keagamaan

3.      Agama yang berkembang pesat di Kerajaan Kalingga adalah…

A.    Buddha Tantrayana

B.     Buddha Mahayana

C.     Buddha Hinayana

D.    Hindu Syiwa

E.     Hindu Wisnu

4.      Tepi Sungai Mahakam dipilih sebagai pusat Kerajaan Kutai karena…

A.    Sungai Mahakam memiliki potensi alam yang menjanjikan

B.     Masyarakat Kutai bermukim di tepi Sungai Mahakam

C.     Sungai Mahakam merupakan Sungai suci bagi masyarakat Kutai

D.    Sungai Mahakam menjadi salah satu jalur pelayaran Internasional

E.     Aktivitas perdagangan masyarakat Kutai berlangsung di Sungai Mahakam

 

 

5.      Usaha Ken Arok untuk mendirikan Kerajaan Singasari diceritakan dalam kitab…

A.     Sutasoma

B.     Pararaton

C.     Lubdhaka

D.    Bharatayuda

E.     Negarakertagama

6.      Perhatikan wilayah di bawah ini!

1)      Surabaya

2)      Rembang

3)      Pasuruan

4)      Kediri

5)      Madiun

6)      Daha

Wilayah kekuasaan Kerajaan Panjalu ditunjukkan oleh nomor…

A.    1), 2), dan 3)

B.     1), 3), dan 4)

C.     2), 3), dan 4)

D.    3), 4) dan 5)

E.     4), 5) dan 6)

7.      Beberapa ahli telah mencetuskan teori yang menjelaskan proses masuk dan berkembangnya Hindu-Budha di Indonesia, salah satunya teori Sudra. Teori Sudra tentang proses masuknya Hindu ke Indonesia memiliki kelemahan, yaitu…

A.    Tidak ada bukti prndukung teori tersebut

B.     Kaum Sudra orang yang sangat miskin

C.     Tidak ada satu pun kitab yang menyebutnya

D.    Indonesia terlalu jauh untuk dijangkau

E.     Sulitnya komunikasi dalam bahasa Sansekerta

 

8.      Agama Buddha aliran Mahayana mempunyai banyak pengikut karena dipengaruhi faktor…

A.    Penyebaran yang mudah dan tidak memaksa pemeluk agama

B.     Syarat masuk aliran Mahayana tidak memerlukan biaya

C.     Berhubungan langsung dengan objek sejarah dalam agama Buddha

D.    Aliran Mahayana disebarkan secara menyeluruh dalam setiap lapisan masyarakat.

E.     Aliran Mahayana bersifat terbuka dan mengajarkan untuk saling tolong-menolong untuk mencapai nirwana

9.      Kehidupan perekonomian Kerajaaan Mataram Kuno bertumpu pada sector pertanian karena…

A.    Raja Mataram kurang menaruh perhatian pada perkembangan sector perdaganngan

B.     Mataram memiliki wilayah yang sulit dijangkau oleh pelayaran maritime

C.     Bhumi Mataram terletak di wilayah pedalaman Jawa Tengan

D.    Bhumi Mataram memiliki kondisi tanah yang subur

E.     Aktivitas perdagangan di Mataram sulit dilakukan

10.  Dinasti Warmadewa di Buleleng mencapai puncak kejayaan pada masa pemerintahan…

A.    Sri Kesari Warmadewa

B.     Udayana Warmadewa

C.     Marakatapangkaja

D.    Anak Wungsu

E.     Sri Ugrasena


Silahkan jawab pertanyaan di kolom komentar.

Terimakasih...

Wassalamualaikum wr.wb

Materi kelas xi

 Bahan pembelajaran sejarah


Nama Sekolah : SMA Al Azhar 3 Bandar Lampung

Kelas / Semester : XI / Ganjil 

Mata pelajaran  : Sejarah Indonesia

Materi Pokok : Nilai-nilai sumpah pemuda

Alokasi Waktu : 3 x 2 JP (6 x 45 menit8


Assalamualaikum wr wb anak anak ku yang Sholeh dan Sholeha sebelum kita belajar sejarah hari ini mari kita sholat Dhuha dan murodjaah terlebih dahulu semoga Allah selalu melindungi kita semua Aamiin.

Silahkan dibaca materi ini dengan benar


Selain membawa kemajuan untuk rakyat Indonesia, lahirnya Budi Utomo juga menjadi pelopor lahirnya organisasi-organisasi yang bertujuan untuk melawan pemerintah kolonial Belanda. Kesamaan cita-cita itu membawa organisasi-organisasi pemuda untuk mengadakan pertemuan yang hasilnya kamu kenal dengan Sumpah Pemuda. Ternyata, pelaksanaan Sumpah Pemuda nggak semudah itu karena prosesnya panjang.

Kongres Pemuda I

Pada 30 April sampai 2 Mei 1926 diadakan rapat yang dihadiri oleh seluruh organisasi pemuda di Jakarta. Rapat ini dikenal dengan Kongres Pemuda Pertama. Kongres ini diketuai oleh M. Tabrani. Kongres ini bertujuan untuk membentuk suatu organisasi pemuda tunggal agar dapat mengukuhkan persatuan dan kesatuan bangsa. Dalam kongres ini, beberapa tokoh pemuda menjadi pembicara dan menyampaikan gagasannya antara lain:

Sumarto berbicara tentang, “Gagasan Persatuan Indonesia”.

Bahder Djohan berbicara tentang “Kedudukan Wanita dalam Masyarakat Indonesia”.

Nona Adam menyampaikan gagasannya tentang “Kedudukan Kaum Wanita”.

Djaksodipoero berbicara tentang “Rapak Lumuh”.

Paul Pinontoan berbicara tentang “Tugas Agama di dalam Pergerakan Nasional”.

Muhammad Yamin berbicara tentang “Kemungkinan Perkembangan Bahasa-Bahasa dan Kesusasteraan Indonesia di Masa Mendatang”

 


Dokumentasi Sidang Pemuda pertama (Sumber: merahputih.com).

Kongres Pemuda I akhirnya ditutup tanggal 2 Mei 1926 dan menghasilkan beberapa keputusan seperti mengakui cita-cita persatuan serta mendorong penggunaan bahasa persatuan yaitu bahasa Indonesia yang digagas oleh Muh. Yamin. Dari kongres ini juga terbentuk organisasi baru yang merupakan gabungan dari beberapa organisasi-organisasi Indonesia. Organisasi yang bergabung di antaranya adalah Jong Java, Jong Celebes, Jong Minahasa, Sekar Rukun, dan Jong Sumateranen Bond. Penyatuan organisasi ini dikenal dengan suatu organisasi baru yang bernama Jong Indonesia (Pemuda Indonesia) pada tanggal 15 Agustus 1926. Tidak berhenti sampai di situ, pada September 1926 dibentuk juga organisasi Perhimpunan Pelajar-Pelajar Indonesia (PPPI). Organisasi ini diketuai oleh Soegondo Djojopuspito.


Anggota Perhimpunan Pelajar-Pelajar Indonesia (PPPI) (Sumber: tugassekolah.com) 

Kongres Pemuda II

Bulan Juni 1928, PPPI (Perhimpunan Pelajar-Pelajar Indonesia) mengadakan rapat untuk merealisasikan gagasan seluruh organisasi pemuda dengan membentuk panitia kongres. Rapat tersebut menghasilkan struktur panitia kongres, Sugondo Djojopuspito dipilih sebagai Ketua Kongres, Djoko Marsaid (Jong Java) sebagai Wakil Ketua, Moh. Yamin (Jong Sumateranen Bond) sebagai Sekretaris. Kongres yang mereka lakukan inilah yang kita kenal dengan Kongres Pemuda II. Kongres ini dilaksanakan di Jakarta tanggal 27-28 Oktober 1928.

Pada Kongres Pemuda II itulah pertama kalinya dikumandangkan lagu Indonesia Raya menggunakan biola ciptaan Wage Rudolf Supratman dan menetapkan bendera Merah Putih sebagai bendera pusaka Indonesia. Kongres Pemuda II merupakan puncak dari masa pergerakan nasional sehingga 28 Oktober ditetapkan sebagai Hari Sumpah Pemuda.


Ikrar dalam Kongres Pemuda II tersebut merupakan puncak dari persatuan golongan pemuda pada masa pergerakan nasional. Ikrar tersebut disampaikan pada tanggal 28 Oktober, sehingga itu ditetapkan sebagai Hari Sumpah Pemuda. Selain menghasilkan Sumpah Pemuda, Kongres Pemuda II juga menetapkan bendera Merah Putih sebagai bendera Indonesia.


Peserta Sidang Pemuda kedua (Sumber: bacaannyasejarah.com).

Setelah kongres tersebut, bukan berarti perjuangan para pemuda ini berhenti. Pada tanggal 25-29 Desember 1928, lahirlah organisasi Indonesia Muda. Indonesia Muda merupakan fusi dari beberapa organisasi di antaranya adalah Jong Java, Jong Celebes, Perhimpunan Indonesia dan Pemuda Sumatera. Kemudian gedung Indonesische Clubgebouw sekarang dikenal dengan Museum Sumpah Pemuda.


Senin, 20 September 2021

Materi kelas xi

 Bahan pembelajaran sejarah


Nama Sekolah : SMA Al Azhar 3 Bandar Lampung

Kelas / Semester : XI / Ganjil 

Mata pelajaran : Sejarah Indonesia

Materi Pokok : Nilai-nilai sumpah pemuda

Alokasi Waktu : 3 x 2 JP (6 x 45 menit8


Assalamualaikum wr wb anak anak ku yang Sholeh dan Sholeha sebelum kita belajar sejarah hari ini mari kita sholat Dhuha dan murodjaah terlebih dahulu semoga Allah selalu melindungi kita semua Aamiin.

Silahkan dibaca materi ini dengan benar


Selain membawa kemajuan untuk rakyat Indonesia, lahirnya Budi Utomo juga menjadi pelopor lahirnya organisasi-organisasi yang bertujuan untuk melawan pemerintah kolonial Belanda. Kesamaan cita-cita itu membawa organisasi-organisasi pemuda untuk mengadakan pertemuan yang hasilnya kamu kenal dengan Sumpah Pemuda. Ternyata, pelaksanaan Sumpah Pemuda nggak semudah itu karena prosesnya panjang.

Kongres Pemuda I

Pada 30 April sampai 2 Mei 1926 diadakan rapat yang dihadiri oleh seluruh organisasi pemuda di Jakarta. Rapat ini dikenal dengan Kongres Pemuda Pertama. Kongres ini diketuai oleh M. Tabrani. Kongres ini bertujuan untuk membentuk suatu organisasi pemuda tunggal agar dapat mengukuhkan persatuan dan kesatuan bangsa. Dalam kongres ini, beberapa tokoh pemuda menjadi pembicara dan menyampaikan gagasannya antara lain:

Sumarto berbicara tentang, “Gagasan Persatuan Indonesia”.

Bahder Djohan berbicara tentang “Kedudukan Wanita dalam Masyarakat Indonesia”.

Nona Adam menyampaikan gagasannya tentang “Kedudukan Kaum Wanita”.

Djaksodipoero berbicara tentang “Rapak Lumuh”.

Paul Pinontoan berbicara tentang “Tugas Agama di dalam Pergerakan Nasional”.

Muhammad Yamin berbicara tentang “Kemungkinan Perkembangan Bahasa-Bahasa dan Kesusasteraan Indonesia di Masa Mendatang”

 


Dokumentasi Sidang Pemuda pertama (Sumber: merahputih.com).

Kongres Pemuda I akhirnya ditutup tanggal 2 Mei 1926 dan menghasilkan beberapa keputusan seperti mengakui cita-cita persatuan serta mendorong penggunaan bahasa persatuan yaitu bahasa Indonesia yang digagas oleh Muh. Yamin. Dari kongres ini juga terbentuk organisasi baru yang merupakan gabungan dari beberapa organisasi-organisasi Indonesia. Organisasi yang bergabung di antaranya adalah Jong Java, Jong Celebes, Jong Minahasa, Sekar Rukun, dan Jong Sumateranen Bond. Penyatuan organisasi ini dikenal dengan suatu organisasi baru yang bernama Jong Indonesia (Pemuda Indonesia) pada tanggal 15 Agustus 1926. Tidak berhenti sampai di situ, pada September 1926 dibentuk juga organisasi Perhimpunan Pelajar-Pelajar Indonesia (PPPI). Organisasi ini diketuai oleh Soegondo Djojopuspito.


Anggota Perhimpunan Pelajar-Pelajar Indonesia (PPPI) (Sumber: tugassekolah.com) 

Kongres Pemuda II

Bulan Juni 1928, PPPI (Perhimpunan Pelajar-Pelajar Indonesia) mengadakan rapat untuk merealisasikan gagasan seluruh organisasi pemuda dengan membentuk panitia kongres. Rapat tersebut menghasilkan struktur panitia kongres, Sugondo Djojopuspito dipilih sebagai Ketua Kongres, Djoko Marsaid (Jong Java) sebagai Wakil Ketua, Moh. Yamin (Jong Sumateranen Bond) sebagai Sekretaris. Kongres yang mereka lakukan inilah yang kita kenal dengan Kongres Pemuda II. Kongres ini dilaksanakan di Jakarta tanggal 27-28 Oktober 1928.

Pada Kongres Pemuda II itulah pertama kalinya dikumandangkan lagu Indonesia Raya menggunakan biola ciptaan Wage Rudolf Supratman dan menetapkan bendera Merah Putih sebagai bendera pusaka Indonesia. Kongres Pemuda II merupakan puncak dari masa pergerakan nasional sehingga 28 Oktober ditetapkan sebagai Hari Sumpah Pemuda.


Ikrar dalam Kongres Pemuda II tersebut merupakan puncak dari persatuan golongan pemuda pada masa pergerakan nasional. Ikrar tersebut disampaikan pada tanggal 28 Oktober, sehingga itu ditetapkan sebagai Hari Sumpah Pemuda. Selain menghasilkan Sumpah Pemuda, Kongres Pemuda II juga menetapkan bendera Merah Putih sebagai bendera Indonesia.


Peserta Sidang Pemuda kedua (Sumber: bacaannyasejarah.com).

Setelah kongres tersebut, bukan berarti perjuangan para pemuda ini berhenti. Pada tanggal 25-29 Desember 1928, lahirlah organisasi Indonesia Muda. Indonesia Muda merupakan fusi dari beberapa organisasi di antaranya adalah Jong Java, Jong Celebes, Perhimpunan Indonesia dan Pemuda Sumatera. Kemudian gedung Indonesische Clubgebouw sekarang dikenal dengan Museum Sumpah Pemuda.


Jumat, 17 September 2021

Literasi kelas xi

  Materi kelas XI Sejarah wajib Indonesia

Assalamualaikum wr.wb

harap di baca terlebih dahulu ya anak anak materi kita hari ini.


Dampak Penjajahan Bangsa Eropa Bagi Bangsa Indonesia

Sejarah mencatat, bangsa barat menjelajah ke belahan bumi lain sejak abad ke 15 masehi, termasuk sampai ke nusantara atau Indonesia. Penjelajahan samudera oleh orang orang Eropa ini kemudian menjadi penaklukan dan penjajahan atau kolonialisme bahkan imprealisme. Apa latar belakangnya ?

Portugis menjadi bangsa Eropa pertama yang berlayar hingga kepulauan nusantara. Alfonso de Albuquenque memimpin sekitar 18 kapal yang mengangkut 1.200 orang. Rombongan portugis ini mwnaklukan malaka pada 1511, lalu menyasar Maluku pada 1512 dari sini, sejarah kolonialisasi di Indonesia bermula.

Rempah rempah menjadi alasan utama portugis menyambangi Nusantara. Capaian portugis ini kemudian diikuti oleh kerajaan tetangga, Spanyol.

Dengan silih berganti nusantara secara bergantian dikuasai oleh bangsa barat sehingga meninggalkan suatu dampak bagi Bangsa Indonesia baik dampak dalam bidang Politik, budaya, sosial, ekonomi, Pendidikan.

 

Bidang Politik

Pada masa pemerintahan kolonial, kekuasaan-kekuasaan kerajaan di Nusantara menurun karena adanya intervensi dari pemerintah kolonial, lewat devide et impera (politik adu domba). Melalui devide et impera, pemerintah kolonial Belanda berhasil memengaruhi penguasa-penguasa di daerah untuk tunduk terhadap kekuasaannya.

Berhasil membuat penguasa daerah tunduk, berarti juga dapat “mengatur” beberapa kebijakan baru, seperti:

1.     membagi wilayah Hindia Belanda khususnya Jawa menjadi 9 prefektur dan 30 regentschap.

2.     Tiap prefektur dipimpin oleh prefek yang merupakan orang Eropa sedangkan tiap regentschap (kabupaten) dipimpin bupati yang berasal dari orang pribumi bangsawan.

3.     Prefektur dan regent berada di bawah Gubernur Jenderal yang berkedudukan sebagai pemimpin tertinggi pemerintah kolonial Belanda.

4.     Gubernur Jenderal dibantu oleh enam departemen yaitu kehakiman, keuangan, dalam negeri, kebudayaan dan kepercayaan, ekonomi serta kesejahteraan rakyat.

5.     Perubahan dalam politik pemerintahan kembali terjadi akibat kebijakan politik Pax Nederlanica di akhir abad 19 menuju awal abad 20.

Pax Nederlanica adalah perubahan sistem pemerintahan dari administrasi tradisional ke sistem administrasi modern. Sistem ini diterapkan untuk menggantikan posisi penting pemerintah daerah ke tangan pemerintah Belanda dengan cara mengangkat dan menggaji pegawai yang menduduki jabatan struktur birokrasi. Dalam sistem tersebut jabatan tertinggi yang bisa dipegang oleh masyarakat pribumi adalah bupati dan di bawahnya terdapat wedana dan patih. Berikut bagan dari struktur pemerintahan kolonial Hindia Belanda:


Selain itu, sistem pemerintahan di Indonesia sekarang merupakan warisan dari penerapan ajaran 
Trias Politica yang dijalankan oleh pemerintah kolonial Belanda. Dalam badan yudikatif di struktur tersebut, pemerintahan kolonial Belanda membagi badan peradilan menjadi tiga macam berdasarkan golongan masyarakat di Hindia-Belanda. Badan peradilan tersebut terdiri dari peradilan untuk orang Eropa, peradilan orang Timur Asing, dan peradilan orang pribumi. Dalam badan legislatif, pemerintah kolonial Belanda membentuk Volksraad atau Dewan Rakyat pada tahun 1918.

 

Bidang Budaya

Kedatangan bangsa Eropa ke Nusantara memengaruhi kebudayaan bangsa Indonesia. Pengaruh tersebut mulai dari kosakata bahasa, musik, seni tari, pakaian, arsitektur hingga cara berpikir. Dampak dalam bidang budaya yang pertama adalah adanya kata-kata serapan. Kamu bisa lihat kata-katanya di bawah ini:

Selain itu, kedatangan Bangsa Eropa juga mengenalkan berbagai hal baru ke bangsa kita. Misalnya, kita jadi tahu berbagai musik internasional ataupun tarian seperti dansa. Selain itu, ada juga bangunan-bangunan yang menjadi saksi bisu terhadap segala peristiwa masa lampau. Semua bangunan tersebut punya ciri khas yang sulit dibuat saat ini. Seperti bangunan yang bisa kita temui di Kota Tua, Jakarta. Dulunya, Kota Tua merupakan pusat pemerintahan Batavia.

Bangsa Eropa, terutama Belanda, juga banyak mendirikan benteng-benteng untuk menghalau serangan dari Inggris. Kamu bisa lihat benteng Fort de Kock di Bukittinggi, di Sumatera Barat, Benteng Marlborough di Bengkulu, Benteng Spellwijk di Banten, Benteng Vredeburg di Yogyakarta, dan lain-lain.

 

Bidang Sosial

Kedatangan bangsa Eropa ke Indonesia membawa dampak dalam bidang sosial ataupun ekonomi. Salah satu dampak dalam bidang sosial adalah munculnya masyarakat yang menganut agama Katolik dan Kristen Protestan. Kedatangan Portugis yang membawa semangat 3G memengaruhi penyebaran agama Kristen dan Katolik di Indonesia.

Salah satu penyebar agama Katolik di Indonesia yang terkenal adalah Fransiscus Xaverius, seorang misionaris dari Portugis, di Maluku pada tahun 1546-1547. Di samping penyebaran agama Katolik, agama Kristen Protestan juga turut tersebar di Indonesia.

Fransiskus Xaverius, yang ditetapkan menjadi orang suci oleh gereja Katolik. 

Penyebaran agama Kristen Protestan mulai terjadi pada masa pemerintahan Gubernur Jendral Raffles. Penyebaran agama ini dilakukan oleh Nederlands Zendeling Genootschap (NZG), yaitu organisasi yang menyebarkan agama Kristen Protestan berdasarkan Alkitab. Beberapa tokoh yang tergabung dalam NZG yang terkenal adalah Ludwig Ingwer Nommensen dan Sebastian Qanckaarts.

 

Bidang Ekonomi

Dengan datangnya Bangsa Eropa, masyarakat Indonesia diperkenalkan pada mata uang di masa Raffles menjalankan kebijakan Sistem Sewa Tanah. Diperkenalkannya uang kertas dan logam mendorong munculnya perbankan modern di Hindia-Belanda. Salah satunya adalah De Javasche Bank, bank modern di Hindia-Belanda yang muncul pertama kali dan didirikan di Batavia pada tahun 1828.

Selanjutnya adalah bangkitnya kehidupan perekonomian akibat pembangunan jalan raya pos Anyer-Panarukan. Keberadaan infrastruktur jalan didukung oleh jaringan transportasi khususnya kereta api yang muncul dan berkembang pada masa Sistem Tanam Paksa. Jaringan kereta api muncul dan berkembang di Hindia-Belanda sebagai sarana pengantaran hasil perkebunan yang ada di Hindia Belanda serta transportasi masyarakat. Munculnya sistem transportasi ini merupakan dampak kedatangan Bangsa Eropa bagi Indonesia yang masih bisa kamu gunakan hingga hari ini. 

 

Bidang Pendidikan

Masuknya bangsa Eropa ke Nusantara juga membawa pengaruh besar dalam bidang pendidikan. Pendidikan dari Eropa pertama kali masuk ke Nusantara bersamaan dengan masuknya agama Kristen Katolik. Kala itu dibangun sekolah yang mengajarkan ajaran agama Katolik untuk para pribumi dari daerah Timur Indonesia di sekitar daerah Maluku.

Pendidikan mulai dianggap penting saat kebijakan Politik Etis dilakukan oleh pemerintah kolonial. Perhatian pemerintah kolonial Belanda terhadap pendidikan dikarenakan guna memenuhi kebutuhan tenaga kerja di sektor-sektor swasta dan pemerintahan. Sekolah-sekolah yang didirikan pemerintah menganut sistem pendidikan barat dan hanya bisa dimasuki oleh kalangan bangsawan. Beberapa contoh sekolah yang didirikan pada masa awal pemerintah kolonial Belanda, antara lain:

Pendidikan selanjutnya yang dibentuk pemerintah kolonial Belanda adalah sekolah-sekolah kejuruan seperti sekolah calon pegawai negeri sipil yaitu OSVIA (Opleidingschool voor Inlandsche Ambtenaren). Ada pula dua sekolah kejuruan medis selevel dengan tingkat universitas yaitu School Tot Opleiding van Inlandsche Artsen (STOVIA), dan Nederland Indische Artssenschool (NIAS). STOVIA didirikan oleh pemerintah kolonial Hindia-Belanda untuk melahirkan dokter-dokter demi mengatasi berbagai penyakit berbahaya di wilayah jajahannya. Sekolah ini didirikan untuk mendidik masyarakat pribumi, sehingga setelah mengenyam pendidikan di STOVIA mereka mendapat gelar “Dokter Jawa”. STOVIA, akhirnya menjadi cikal bakal berdirinya Universitas Indonesia dan Fakultas Kedokteran UI. 

Kemudian muncul kembali pendidikan tingkat universitas Technische Hoogeschool (THS, Sekolah Tinggi Teknik). Melalui sekolah-sekolah bergaya pendidikan barat yang didirikan oleh pemerintah kolonial Belanda nantinya melahirkan golongan elite baru dalam masyarakat Indonesia. Golongan elite baru inilah yang membawa perubahan dalam perjuangan bangsa Indonesia mencapai kemerdekaan.

Materi sejarah

Materi Sejarah Kelas 12 IPS Semester 1 BAB 4 BAB 4 PERKEMBANGAN POLITIK DAN EKONOMI INDONESIA  DALAM UPAYA MENGISI KEMERDEKAAN DEMOKRASI LIB...